logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 27 Januari 2008 NASIONAL
Line

Agus Soeyitno Berpeluang Dapat Rekomendasi DPP

  • Posisi Bacawagub Teratas Kholiq Arif

SEMARANG - Mantan Pangdam IV/Diponegoro Agus Soeyitno dipastikan berpeluang besar mendapatkan rekomendasi sebagai calon gubernur (cagub) dari PKB. Dari hasil akhir penilaian pengurus cabang dan anak cabang dalam Musyawarah Kebangkitan (Muskit) DPW PKB yang digelar di Poncowati Room Hotel Patra, Sabtu (26/1), Agus mendapatkan penilaian sangat baik paling tinggi dengan poin 2.775, jauh mengungguli bakal calon gubernur (bacagub) Poppy Dharsono yang hanya memiliki poin 908.

Adapun posisi bakal calon wakil gubernur (bacawagub), peringkat pertama ditempati Bupati Wonosobo Kholiq Arif (1.984 poin) disusul Bupati Banjarnegara M Djasri (1.266), lalu Wakil Bupati Sukoharjo M Thoha (1.050), Bendahara DPP PKB Arifin Junaedi (916), dan anggota DPR RI Bisri Romli (529).

Proses penilaian dalam Muskit yang diikuti peserta dari 35 pengurus cabang dan 546 pengurus anak cabang, masing-masing pengurus diberi hak menilai sangat baik, baik, cukup, kurang baik, dan sangat kurang. Ada enam kriteria yang menjadi variabel penilaian yakni visi dan misi, kepribadian, popularitas, pengalaman, manfaat untuk PKB, dan peluang kemenangan.

Dikirim

Sekretaris Majelis Kebangkitan M Mahsun menyatakan, dari dua nama bacagub, semuanya akan dikirimkan ke DPP. Sedang untuk lima bacawagub akan dipilih dua nama yang berada di peringkat pertama dan kedua. Dengan demikian, nama yang akan diajukannya yakni Kholiq Arif dan M Djasri.

Selanjutnya, kata anggota DPRD Kota Semarang itu, DPP memiliki otoritas penuh dalam penentuan bakal calon. Setidaknya hasil Muskit tersebut akan menjadi acuan utama bagi DPP untuk menentukan nama yang akan diusung dalam Pilgub.

''Dengan melihat hasil penilaian itu, saya tidak bisa menyimpulkan apakah Pak Agus atau yang lain dapat rekomendasi. Tapi 90% saya yakin hasil Muskit menjadi acuan, kecuali jika DPP menemukan ada politik uang dalam muskit ini, tentu bisa berubah,'' kata dia.

Mahsun belum bisa menjelaskan apakah dalam rekomendasi itu akan ada pasangan paket cagub dan cawagub. Pasalnya, bila partai memutuskan koalisi maka sudah tentu yang akan disusung calon yang ''layak jual''.

''Tergantung nanti hasil koalisi, apakah PKB memilih cagub atau cawagub. Kalau pilih cagub, sudah tentu cawagubnya yang ngalah atau sebaliknya,'' tandas dia.

Sementara meski sudah tercoret dari daftar peserta muskit Ahmad Zainuri Zain optimistis terpilih menjadi cagub PKB. Pasalnya keputusan rekomendasi ada di DPP bukan DPW. ''Saya masih punya kesempatan dengan langsung berhubungan dengan DPP, sebab keputusan terakhir kan berada di tangan DPP,'' tutur Zain yang ingin maju berpasangan dengan Bupati Kebumen Rustriningsih. (H37,H7-46)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA