| Minggu, 27 Januari 2008 | NASIONAL |
Pencernaan Soeharto DilatihJAKARTA- Tim dokter Kepresidenan kini berupaya melatih pernafasan dan pencernaan Soeharto. Itu dilakukan terkait dengan semakin membaiknya kondisi mantan Presiden RI tersebut. ''Kita mulai melatih fungsi organ seperti pernafasan dan pencernaan beliau. Untuk bernafas, hampir sepenuhnya bernafas sendiri, tapi kita masih pasang ventilator untuk back up saja,'' kata dokter Christian Johannes di RSPP, Sabtu (26/1). Menurut Christian, upaya melatih pencernaan dilakukan dengan memasukkan makanan melalui mulut. Meski Pak Harto bisa melanjutkan makan melalui mulut, namun tim dokter masih membatasinya dengan hanya memberikan minuman dan makanan cair seperti sup saja. ''Beliau bisa makan melalui mulut, tapi kita tetap hati-hati, kita berikan minuman dan makanan cair seperti sup. Ini karena pasien yang terlalu lama bergantung pada mesin pasti berkurang kemampuannya dalam mencerna. Juga kita batasi jumlahnya, karena kalau terlalu banyak, beliau merasa sebah dan sedikit kembung,'' kata Christian. Kendalikan Infeksi Dia mengatakan, tim dokter kini tengah mengendalikan infeksi sistemik yang masih ada di tubuh Soeharto. Christian mengaku, hampir semua infeksi dapat diatasi. ''Hampir semuanya dapat kita kendalikan, sehingga kondisi beliau makin membaik.'' Infeksi disebabkan sistem alat bantu klinis yang dimasukan ke dalam tubuh pasien untuk menunjang organ-organ vital. ''Infeksi juga bisa disebabkan masuknya kuman baik dari udara atau ekses yang dihasilkan tubuh pasien sendiri,'' katanya. Dia mengaku belum bisa memastikan, kapan alat pompa jantung secara manual atau CVR akan dipasang ke tubuh Soeharto. ''Sekarang kita belum bisa tentukan kapan dipasangnya, tapi obat-obatan penunjang (jantung-red) tetap diberikan,'' ucapnya. Hari ini tidak ada jumpa pers, karena membaiknya kondisi kesehatan Soeharto. Sementara itu di sela-sela kesibukannya menghadiri acara Centrist Democratic International (Asia Pacific di Hotel Four Seasons di Jl HR Rasuna Said, Deputi PM Kamboja Sok An menyempatkan diri menjenguk mantan Presiden Soeharto. Sok An pun membawa oleh-oleh sebuket bunga untuk penguasa Orde Baru itu. Sok An tiba di RSPP pukul 17.55 dengan menumpang mobil Kedubes Kamboja Mercedes Benz Hitam bernopol CD 50 01. Dia datang dengan ditemani Dubes Kamboja untuk Indonesia Khem Buniang. "Saya memimpin delegasi Kamboja di Jakarta untuk menghadiri CDI sesi kedua pagi ini. Saya kira ini menjadi kesempatan saya untuk menjenguk Soeharto," ujar Sok An. Mantan PM Kamboja Pangeran Norodom Ranariddh juga mendoakannya agar panjang umur. "Kami mendoakan agar Soeharto diberikan umur panjang," kata Ranariddh dalam pidato sambutan pertemuan acar itu. Menurut Ranariddh, dirinya bersama Soeharto dulu sering saling berbagi pemikiran. Mereka punya cita-cita sama untuk meningkatkan perekonomian, integrasi, stabilitas dan perdamaian. "Ini kesempatan bagi kami untuk berterima kasih pada Soeharto karena mendorong kemerdekaan di Kamboja," kata Ranariddh. (F4,dtc-48) |