logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 26 Januari 2008 NASIONAL
Line

SOSOK

Lebih Gampang Difoto


SM/Riyono Toepra

SIAPA pun yang menjabat direktur reserse kriminal (Direskrim) Polda Jateng, tentulah orang yang tahu betul karakteristik dan dinamika provinsi tersebut. Nah, bagi Kombes Drs Dewa Parsana, yang menyandang jabatan baru itu, ruang lingkup wilayah hukumnya kini bukanlah daerah yang asing.

''Saya memang banyak bertugas di Bali dan Jawa Barat. Tapi saya selama bertugas di Densus 88 Antiteror Mabes Polri, sering wira-wiri di Jateng,'' terang Dewa, sapaan akrabnya. Dia baru menjabat Direskrim Polda Jateng awal bulan ini. Bedanya kalau dulu lebih banyak ngumpet dari jepretan kamera wartawan, sekarang tidak keberatan jika dikonfirmasi dan dijepret kamera.

Lulusan Akpol 1982, kelahiran Denpasar 28 November 1957 itu, pernah menjabat Kapolres Gianyar, Polda Bali (2000-2004), Kapolwiltabes Denpasar (2004-2006), Pidana Korupsi (Pidkor) Bareskrim Mabes Polri dan Kasubden Bantuan Densus 88 Antiteror Bareskrim Polri (2006-2007).

Sebagai pejabat baru dia menganggap wartawan adalah mitra yang baik dalam upayanya menangani berbagai kasus tindak pidana. Saat ini memang banyak tunggakan kasus tahun-tahun sebelumnya yang harus segera diselesaikan.

Antara lain, delapan kasus korupsi yang hampir mencapai tahap P21 atau BAP dianggap lengkap oleh pihak kejaksaan. ''Bermitra baik dengan wartawan akan membantu tugas saya.'' (Riyono Toepra-60)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA