| Sabtu, 26 Januari 2008 | NASIONAL |
40 Daerah Tertinggal DientaskanWONOGIRI - Secara nasional Indonesia masih memiliki 199 kabupaten yang statusnya sebagai daerah tertinggal. Tahun ini, pemerintah berupaya memprogramkan percepatan pengentasan ketertinggalan bagi 40 kabupaten. Menteri Negara (Meneg) Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Lukman Edi, Jumat (25/1), mengungkapkan hal itu saat berkunjung ke Wonogiri. Bersama rombongan, Menteri meninjau proyek pembangunan los Pasar Mento di Desa Wonoharjo, Kecamatan Wonogiri Kota dan ke Koperasi Rukun Tetangga (RT) Kaloran Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri Kota. Kementerian PDT dalam tahun 2007, telah membangunkan 11 los dan 10 kios pasar desa bernilai Rp 587 juta, tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Wonogiri. Koperasi RT Bupati Wonogiri H Begug Poernomosidi memohon bantuan pembangunan sarana air bersih bagi 31 desa di 4 kecamatan, percontohan biogas 1.470 unit untuk 294 desa/kelurahan, listrik tenaga surya 119 unit untuk 4.396 KK, serta 60 pasar desa dan pasar kecamatan di 7 lokasi. Selama ini, kata Menteri, ada 28 kabupaten tertinggal di Indonesia yang progress report-nya cukup baik, termasuk Wonogiri. Untuk menentukan sebagai daerah tertinggal, itu terkait dengan enam indikator, terdiri atas sarana prasarana infrastruktur, sumber daya manusia, kapasitas fiskal, pertumbuhan ekonomi, karakter khusus seperti daerah itu rawan bencana dan rawan konflik, serta aksesbilitas masyarakatnya ke pusat-pusat keramaian. ''Saya tertarik dengan program Pak Bupati Wonogiri yang berhasil mendirikan koperasi RT sebanyak 6.887,'' katanya. Menteri bertekad membawa konsep koperasi RT itu menjadi model nasional. (P27-62) |