| Sabtu, 26 Januari 2008 | NASIONAL |
Napi Bentrok dengan SipirSURABAYA- Ratusan narapidana (napi) di LP Madiun bentrok dengan sipir di LP tersebut, Jumat (25/1). Peristiwa tersebut bisa diredam setelah pasukan Brimob Detasemen C Polda Jatim diterjunkan ke lokasi kejadian. Bentrokan di LP di Jalan Yos Sudarso Madiun itu berlangsung sekitar pukul 13.00, disebabkan adanya larangan narapidana masuk ke dalam selnya dengan membawa korek api. Sebagian besar narapidana menolak. Sejumlah sipir tetap memeriksa mereka. Karena tak sabar, ada sipir memukul beberapa narapidana. Mendapat perlakuan seperti itu, ratusan narapidana lainnya berontak sehingga terjadi perkelahian. "Sejumlah petugas Kopolisian dan Detasemen C Polda Jatim dan Polresta Madiun diterjunkan ke dalam LP untuk mengamankan keadaan," kata Wakapolresta Madiun, Kompol Slamet Subagyo kepada wartawan, kemarin. Bentrokan itu tak berlangsung lama. Petugas keamanan bisa mengendalikan keadaan. Puluhan polisi masih ditempatkan di dalam dan sekitar LP untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. "Kami hanya menggelar operasi rutin pukul 11.30. Ternyata ada perselisihan dan berujung terjadinya bentrokan," ujar Kepala Lapas Kelas I Madiun, I Wayan Sukerta. Dia menjelaskan, keributan berasal dari blok G. Saat itu, seorang petugas LP bernama Aris Handoko memergoki beberapa napi di dalam sel menyalakan korek. Barang itu langsung diamankan dan dilanjutkan dengan penggeledahan. Namun beberapa napi menolak. Tak berselang lama, petugas LP bernama Aris Handoko itu langsung dikeroyok puluhan napi. Akibatnya, kepala luka dan wajahnya memar. Korban langsung diamankan sipir lainnya di LP tersebut. (G14-46) |