logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 26 Januari 2008 NASIONAL
Line

Timbang Badan Ricuh


CHRIS JOHN-CABALLERO: Juara dunia kelas bulu WBA, Chris John dan penantangya petinju Panama Roinet Caballero berpose seusai timbang badan jelang pertandingan di Jakarta, Jumat (25/1). Chris John akan tarung wajib (mandatory fight) melawan Caballero hari ini. (57)

JAKARTA- Insiden mewarnai proses timbang badan juara dunia tinju kelas bulu (57,1 kg) Chris John dan penantangnya asal Panama, Roinet Caballero, yang dilaksanakan di Hotel Sultan Jakarta mulai pukul 14.00, kemarin.

Terjadi kericuhan antara ofisial kedua petinju, ketika salah seorang ofisial Caballero mendorong pelatih sekaligus manajer Chris John, Craig Christian. Kejadian ini bermula ketika Chris melakukan timbang badan, Craig yang berada di sampingnya mengangkat sabuk juara.

Tiba-tiba, seorang ofisial Caballero mendorong Craig dan meminta agar pelatih asal Australia itu tidak mengangkat sabuk juara tersebut. Sikap ofisial Caballero itu membuat beberapa anggota tim Chris John Management tersinggung.

Mereka langsung berusaha merangsek ke arah kubu Caballero. Pertikaian mulut pun terjadi, namun beruntung situasi yang memanas ini dapat diredam oleh kedua kubu. Chris John sendiri berada dalam kondisi fisik yang sangat siap untuk bertarung guna mempertahankan sabuk juara kelas bulu-nya. Dalam timbang badan kemarin, Chris sudah mencapai berat badan ideal, yakni 57,1 kg. Sementara Caballero mempunyai berat 56,9 kg.

Perbedaan juga tampak dari tekanan darah dan denyut nadi kedua petinju. Bila sang juara bertahan memiliki tekanan darah 110/80 mmhg dan denyut nadi 68 kali/menit, Caballero justru lebih rendah yaitu, tekanan darah 100/70 mmhg, dan denyut nadi 60 kali per menit.

''Tekanan darah Caballero memang relatif masih rendah. Namun, pihak Kedubes Panama sudah mengeluarkan surat pernyataan yang menjamin bahwa dia akan baik-baik saja dalam pertarungan nanti,'' ujar dokter ring KTI Jimmy Tambunan usai timbang badan.

Dalam kesempatan ini, Jimmy juga menyayangkan keengganan Caballero untuk melakukan tes darah. ''Saya khawatir jika Caballero tidak sehat dan memiliki penyakit. Tentu hal ini bisa menular kepada lawannya ketika terjadi kontak fisik di atas ring,'' tegasnya. Tapi, urusan tes kesehatan ini beres setelah Kedubes Panama mengirimkan hasil tes kesehatan Caballero ketika masih di Panama.

Sabuk Emas

World Boxing Association (WBA) menyiapkan penghargaan khusus untuk Chris John bila juara bertahan tersebut mampu memenangi pertarungan wajib (mandatory fight) melawan Roinet Caballero, hari ini di Istora Senayan Jakarta.

''Kalau Chris menang, berarti dia mampu mempertahankan sabuk juaranya 10 kali. Hal inilah yang mendapat penilaian tersendiri dari WBA dengan menyiapkan sebuah sabuk emas untuk Chris,'' kata Ketua Komisi Tinju Indonesia (KTI) Anton Sihombing seusai acara timbang badan Chris John dan Caballero, Jumat (25/1).

Sejak merebut titel interim September 2003 di Bali dengan mengalahkan Oscar Leon dan menyandang gelar juara dunia secara resmi setelah menaklukkan Osamu Sato Juni 2004, The Dragon sudah sembilan kali tampil untuk mempertahankan gelar. Sebelum melawan Caballero, petinju asal Banjarnegara ini terakhir mempertahankannya dengan meng-KO Zaiki Takemoto.

Menurut Anton, ada kebanggaan tersendiri bila satu-satunya juara dunia milik Indonesia itu mendapat penghargaan khusus. Apalagi, Chris tiga kali berhasil mempertahankan gelar di luar negeri.

Dia juga merasa yakin bahwa Chris mampu memenangi pertarungan, meski lawannya asal Panama merupakan penantang peringkat pertama WBA.

''Chris pintar mengatur stamina karena dia mantan atlet wushu, sementara lawannya mentalnya pasti drop karena bertanding di kandang lawan, ditambah faktor Chris yang sudah juara sembilan kali. Tapi, asal tidak overconfidence, saya yakin peluang Chris untuk menang sekitar 65 : 35,'' tandas Anton. (J22,D3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA