| Kamis, 24 Januari 2008 | NASIONAL |
Aneka WartaGempa 6,2 SR Goncang Gunung SitoliNIAS - Gempa bumi cukup kuat terjadi di Gunung Sitoli, Sumatera Utara. Tercatat gempa terjadi dengan kekuatan 6,2 skala richter (SR). Menurut data BMG, gempa terjadi pada pukul 00.14 WIB, Rabu (23/1/2007), pada 1,16 LU-97,42 BT, yang terjadi pada kedalaman 10 Km di wilayah 24 Km Barat Daya, Gunung Sitoli, Nias, Sumut. Diperoleh informasi, gempa yang terjadi ini cukup membuat kaget penduduk yang berada di wilayah tersebut. Namun dilaporkan tidak ada kerusakan yang berarti akibat peristiwa ini. Hingga pukul 10.25 WIB, berdasarkan catatan Depkes, bencana alam itu menyebabkan 5 orang luka dan satu anak tewas. "Masalah kesehatan nggak ada problem. Sementara ini aman-aman saja," kata Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Depkes Rustam S Pakaya, Rabu (23/1/2008) pukul 10.13 WIB. Data dari pusat penanggulangan krisis Depkes, nama-nama lengkap korban yang dirawat di RS Gunung Sitoli yakni Gafo Majaluhu (10), Uzia Hulu (60), Arafia Zebua (40), Sutiono (35). Korban yang dirawat jalan yakni Rostina Piliang (80). Adapun yang meninggal dunia bernama Adi Mei Putra Jaluhu (11). (dtc-62) Bang Yos Cari Dukungan BANDUNG - Mantan Gubernur DKI Sutiyoso makin getol memperkenalkan diri sebagai Capres 2009. Seperti yang dilakukannya pada acara "Gebyar Hijriah 1429" di Pusdai Jabar, kemarin. Dia hadir dalam kapasitas sebagai Ketua Forum Kerja Sama Komunikasi Islamic Center Seluruh Indonesia. "Saya ingin ngomong dengan bahasa terang bahwa saya mencalonkan diri sebagai presiden. Waktunya dua tahun. Tolong saya dipotret layak tidaknya saya jadi pemimpin nasional. Kalau layak, nanti di TPS nggak usah celingak-celinguk lagi, ada gambarnya Bang Yos, coblos blus, sudah selesai," tuturnya blak-blakan. Oleh Bang Yos, acara tersebut juga digunakan untuk meminta restu dan izin pada sejumlah ulama dan tokoh-tokoh Jabar yang hadir. Karena itu, dia mengaku tak mau rikuh dengan langkahnya menuju RI 1. "Saya nggak bisa menggunakan bahasa yang semu, yang abu-abu, kepingin tapi ngomongnya nggak kepingin," kata mantan Pangdam Jaya itu. (dwi-62) |