| Kamis, 24 Januari 2008 | NASIONAL |
PPP Harapkan SK Cagub FebruariSEMARANG- DPW PPP Jateng berharap surat keputusan (SK) DPP yang berkaitan calon gubernur dan wakil gubernur akan keluar Februari. Hasil pertemuan PPP Jateng dengan sejumlah pengurus DPP pada Selasa (22/1) malam di Rembang, menurut Ketua DPW PPP Jateng Hisyam Alie, disepakati bahwa persoalan pilgub yang hubungannya dengan partai lain menjadi kewenangan DPP. ''Biarkan DPP berhubungan dengan partai yang rencananya diajak berkoalisi yakni PAN. Dengan begitu, pembicaraan antarpartai hanya terjadi di tingkat pengurus pusat, termasuk nama bakal calon wagub sebagai pendamping bakal cagub dari PPP,'' katanya, Rabu (23/1). Dengan begitu komunikasi terkait pilgub, lanjut dia, bukan antara DPW PPP dan DPW PAN, melainkan tingkat DPP. Pada pertemuan itu, lanjut dia, pihaknya juga meminta bahwa surat DPP yang memutuskan nama cagub dan pasangannya ditetapkan sebelum penutupan pendaftaran di KPU. Kalau agenda pendaftaran pada Maret, maka Fabruari sudah ada ketentuan. Wakil ketua DPRD Jateng itu menegaskan, keputusan mengusung M Tamzil tidak berubah. Sebab, pilihan itu telah diambil dalam Muswil dan Rapimwil PPP Jateng. Sejumlah pengurus DPP PPP yang bertemu Hisyam di antaranya Koordinator Desk Pilkada DPP Ahmad Muqowam, Lukman Syaifudin (ketua FPPP DPR RI), Muhammad Yunus (bendahara DPP), dan KH Maemun Zubeir. Keputusan lain, yakni DPW PPP akan melaporkan ke DPP, baik secara tertulis maupun lisan, mengenai perkembangan Pilgub Jateng. Sementara itu, Direktur Rekode (lembaga internal survei PDI-P) Dolfie Palit, mengklarifikasi pernyataan salah satu anggota tim pemenang Tamzil, Widyarsakto yang mengatakan hasil survei lembaga itu Desember 2007, menempatkan Tamzil di urutan tertinggi dengan 24% dukungan. Menurut Dolfie, pernyataan itu tidak sesuai dengan fakta dan hasil riset Rekode. ''Hasil riset kami mengenai persepsi pemilih di Jateng pada 20-25 November, tidak pernah kami sampaikan kepada dia. Karena itu, penafsiran dia tidak dapat dipertanggungjawabkan,'' tandasnya. Dekati PKB Sementara DPW Partai Damai Sejahtera (PDS) Jateng sedang mendekati PKB menuju arah koalisi. PDS berharap bisa berperan aktif dalam pilgub. ''Sementara ini yang sudah kami dekati adalah PKB. Tapi itu belum harga mati, tergantung kebijakan DPP. Dengan berkoalisi, dalam pilgub nanti kami bisa ikut,'' kata Ketua DPW PDS Jateng Budi Tjahjono Prawiro kepada wartawan usai pelantikan pengurus DPW di Hotel Santika Premiere, Selasa (22/1) malam. Hal itu dibenarkan Ketua Umum PDS Pdt Dr Ruyandi Hutasoit. Sebagai bentuk eksistensi PDS, partainya harus mampu berbuat yang terbaik bagi masyarakat. ''Sebagai strategi untuk tetap ikut Pemilu 2009 serta 2014, PDS harus banyak berkiprah. Apalagi DPP memutuskan sekarang ini PDS bukan lagi partai agama, melainkan partai terbuka. Pilgub bagi kami pesta demokrasi yang wajib diikuti,'' kata dia.(H7,H37-60) |