logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 24 Januari 2008 NASIONAL
Line

Perampok Pegawai BCA Tegal Terungkap

SEMARANG- Kasus perampokan rombongan pegawai BCA Cabang Kota Tegal di Jalan Raya Slawi-Bumiayu, tepatnya wilayah hutan Dukuh Kaligimber, Desa Banjaranyar, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, diungkap Unit Resmob Ditreskrim Polda Jateng. Seorang yang diduga anggota kawanan rampok itu diringkus.

Pengungkapan itu diketahui setelah Unit Resmob yang dipimpin Kanit AKP Puji Sumarsono SH MHum, Senin (21/1) hingga Rabu (23/1) membekuk tiga buron perampokan pemilik konter handphone (hp) yang terjadi di Pagojengan jalur Bumiayu-Paguyangan, Kabupaten Brebes, yang terjadi 7 Juni 2007.

Tiga perampok tersebut adalah Yudisiswanto (27), warga Paguyangan dibekuk di Bantul, DIY. Kemudian Wawan Suwandi (26) dan Sukirman (28), keduanya warga Wanatirta, Paguyangan, Brebes dibekuk di rumah masing-masing.

''Keterangan sejumlah saksi, satu dari tiga perampok yang dibekuk itu mengarah ke keterlibatan Yudisiswanto dalam perampokan BCA Tegal. Pelaku ini juga mengenal salah seorang perampok lainnya berinisial EL. Dia masih buron,'' terang Direskrim Polda Jateng Kombes Drs Dewa Parsana, Rabu (23/1).

Barang bukti yang disita Unit Resmob Polda Jateng, satu sepeda motor Suzuki Shogun, tiga hp, kapak dan dua sajam jenis parang. Perampokan tersebut berawal saat pemilik konter hp Zaenal Arifin (24) di Jl Kalierang, Bumiayu hendak pulang di RT 1 RW 1 Desa Wanatirta, Paguyangan, sekitar pukul 20.10.

Korban Zaenal sendirian mengendarai sepeda motor. Tiba di Pagojengan di jalur arah Bumiayu-Paguyangan atau jalan selatan arah ke Purwokerto, dipepet tiga pelaku yang mengendarai dua sepeda motor. Korban ditodong kapak dan pedang. Tiga hp merek Nokia, Siemens dan LG serta uang Rp 500.000 dirampas.

Digunakan Tersangka

Dugaan keterlibatan Yudisiswanto dalam perampokan BCA diperkuat dengan sejumlah keterangan saksi. Saksi-saksi menyebutkan, kapak dan kaos warna coklat yang tertinggal di dekat lokasi perampokan BCA sering digunakan tersangka Yudisiswanto. ''Jadi dengan bukti-bukti yang kami miliki, mudah-mudahan pelaku lainnya dapat segera dibekuk,'' terang Direskrim didampingi Kabid Humas Kombes Drs Syahroni dan Kasat I Opsnal Ditreskrim AKBP Nelson Pardamean Purba.

Sebagai catatan, rombongan pegawai BCA Cabang Kota Tegal mengendarai mobil Kijang Innova B-2765-JJ, Selasa (15/1) sekitar pukul 20.00, dirampok di Jalan Raya Slawi-Bumiayu, tepatnya wilayah hutan Kecamatan Balapulang. Dalam aksinya, kawanan perampok tersebut mengambil brankas yang diduga berisi uang tunai sekitar Rp 1,1 miliar.

Tiga penumpang luka. Yakni, Budi Satya, tertembak di punggung kiri, Slamet, luka di dahi karena pukulan pistol pelaku, dan Togu Kwan Tobing, luka ringan terkena kapak. Usai kejadian korban dilarikan ke RSI Harapan Anda, Kota Tegal.

Kapolres Tegal AKBP Drs Hotman Simatupang mengatakan, pihaknya sudah memintai keterangan lima saksi korban. Mereka adalah tiga pegawai BCA, Titi Saptorini, Tri Muadi, Saefudin, Arizal (satpam), dan Abdul Bari (sopir). Dua orang lainnya belum dimintai keterangan secara menyeluruh karena masih dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, tiga perampok yang ditangkap terkait aksi perampokan di lokasi lain di Jateng dan DIY pada 2007. Antara lain di Gumelar, Purwokerto. Korban luka di tangan dan wajah terkena sabetan senjata tajam. Di Guci, Kabupaten Tegal, kemudian di Bumiayu (Kabupaten Brebes) dan perampokan di Wonosari, DIY pada 19 November 2007.(D12,H21-60)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA