logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 22 Januari 2008 NASIONAL
Line

Digeledah, ''Bintang Kejora'' Tetap Lolos

GERAKAN separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), rupanya memengaruhi pola pikir sebagian masyarakat Papua. Para ''simpatisan'' atau pendukung dari gerakan itu tidak hanya memperlihatkan jati dirinya di daerah asal, melainkan sudah dibawa ke Solo.

Bisa jadi mereka bangga membawa bendera OPM yang secara terang-terangan diperlihatkan di muka umum ketika mereka merayakan kemenangan tim kesayangannya, Persipura usai berlaga di Stadion Manahan, Solo.

Faktor kesengajaan sangat jelas. Bukan hanya bendera Bintang Kejora yang berkibar di tengah riuh suporter Persipura Jayapura, ketika tim itu melawan Deltras Sidoarjo, Kamis (17/1) malam.

Masih ada simbol gerakan separatis muncul ketika pertandingan sepak bola antara Persipura melawan Persik Kediri di Stadion Manahan, akhir pekan lalu. Lambang OPM yang muncul saat itu, tidak lagi berupa pengibaran bendera Bintang Kejora seperti yang terjadi pada Kamis (17/1) malam, melainkan berujud tas pinggang dan kostum yang dikenakan sejumlah suporter.

Meski lambang-lambang itu muncul dan terlihat jelas, sepertinya dibiarkan berlalu oleh petugas yang menjaga ketat para suporter Persipura di tribun timur. Tidak ada penyitaan, bahwa tidak ada pemeriksaan pada para suporter yang terbukti mengenakan kostum serta membawa tas bergambar bendera Bintang Kejora.

Memang, sesekali tas gambar Bintang Kejora muncul ketika para suporter meluapkan kegembiraan saat tim kesayangannya dapat menjebol gawang lawan.

Pengecekan

Peristiwa terlihat jelas pada menit terakhir saat gol keempat yang dicetak pemain Persipura bersarang di gawang Persik Kediri. Tiba-tiba satu persatu, sejumlah tas bergambar Bintang Kejora yang dikenakan para penonton bermunculan.

Anehnya, sebelum pertandingan berlangsung, aparat kepolisian telah melakukan penggeledahan terhadap para suporter Persipura yang dicurigai membawa lambang bendera OPM. ''Kami sebenarnya sudah melakukan pengecekan isi tas para suporter bersama perwakilan suporter. Pada saat itu, tidak ditemukan bendera atau tas bergambar bendera OPM,î papar salah satu Kanit Intelkam Poltabes Surakarta AKP Toto S.

Cara suporter Persipura merayakan kemenangan dengan mengeluarkan tas bergambar bendera Bintang Kejora dalam pertandingan delapan besar di Stadion Manahan, sepertinya tidak disadari, kalau hal itu akan memancing persoalan. Terlihat jelas, suporter lainnya sempat menegur penonton yang membawa tas bergambar Bintang Kejora agar disimpan.

Mendapat teguran, tas bergambar Bintang Kejora yang dibawa suporter, langsung dilipat dan dimasukkan ke dalam kaos yang dikenakan. Usai pertandingan, petugas tidak menyita simbol-simbol bendera OPM yang dibawa para suporter Persipura. (Sri Hartanto-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA