SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Rabu, 16 Januari 2008

RIYADH - Pemerintahan Presiden Amerika George W Bush telah memberitahu Kongres bahwa Bush berniat tetap menjual teknologi militer sensitif ke Arab Saudi. Kongres mengumumkan hal itu, kemarin, selang beberapa jam setelah Bush mendarat di Kerajaan Arab Saudi, dalam rangkaian lawatannya ke negara-negara sekutu di Teluk.

RIYADH - Presiden Amerika Serikat George W Bush mendesak OPEC (Organisasi Negara Pengekspor Minyak) untuk menambah suplai minyak ke pasar dunia. Bush juga menyatakan, harga minyak yang melonjak dapat menyebabkan perekonomian Amerika Serikat memburuk.

BEIJING - Setelah kesepakatan nuklir kontroversial dengan Amerika Serikat telantar, India melakukan kerja sama nuklir sipil dengan China. Perdana Menteri India Manmohan Singh, pada hari terakhir kunjungannya ke China, mengatakan dua negara terpadat penduduknya di dunia itu,

KARACHI - Presiden Pakistan Pervez Musharraf kemarin didesak untuk mengundurkan diri setelah serangan bom yang menewaskan 10 orang di Karachi. Pengeboman itu terjadi Senin malam lalu di sebuah pasar tradisional Karachi. Para pejabat menyatakan, serangan tersebut bertujuan meneror rakyat menjelang pemilihan umum legislatif 18 Februari.

GAZA - Israel mengintensifkan gempurannya ke Jalur Gaza, sehari setelah Israel dan Palestina merundingkan isu-isu penting dalam konflik mereka. Sedikitnya 17 orang tewas dalam pertempuran kemarin. Pasukan Israel menewaskan 16 warga Palestina, termasuk putra seorang tokoh Hamas. Sementara seorang warga sipil Israel tewas ditembak oleh penembak jitu militan Gaza.

WASHINGTON - Amerika Serikat bersiap-siap mengirimkan tambahan 3.200 tentara marinir ke Afghanistan untuk operasi besar-besaran menumpas gerilyawan Talib. Dengan tambahan itu, jumlah total pasukan Amerika di Afghanistan akan mencapai 30.000 personel. Jumlah itu merupakan yang terbanyak sejak invasi ke negeri itu pada 2001.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA