logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 16 Januari 2008 NASIONAL
Line

Muskit Mahal, Cagub Mundur

  • Dari 16 Pendaftar Tersisa Tujuh

SEMARANG- Menjelang penentuan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) dari PKB, para bakal calon yang mendaftar satu per satu mulai mundur. Partai itu merilis dari 16 orang pendaftar hanya tujuh orang yang bertahan.

Dua orang untuk memperebutkan posisi cagub yakni Agus Soeyitno dan Poppy Dharsono, sedangkan lima orang memperebutkan posisi cawagub yakni Arifin Junaidi, Bisri Romli, Kholiq Arif, M Djasri, dan Muhammad Thoha.

Dengan demikian bakal calon gubernur yang mundur adalah KH Zaenuri Zain, Chaerul Rasjid, HM Tamzil, Djarot Subiyantoro, Muh Suwondo dan Tjahjadi. Untuk bakal calon wagub yang mengundurkan diri hanya Heru Setyo Budi.

Wakil Sekretaris DPW PKB Jateng Romli Mubarok mengakui ada pengunduran diri sejumlah bakal calon gubernur dan wagub. Hanya saja soal alasan pengunduran diri itu, dia tidak bersedia menyebutkan alasannya.

Informasi yang diperoleh di lapangan, kuat dugaan mundurnya para bakal calon itu karena biaya pelaksanaan Musyawarah Kebangkitan (Muskit) yang mencapai Rp 500 juta lebih itu dibebankan kepada bakal calon. Pembagian biaya itu berdasarkan posisi yang diincarnya, kalau cagub menanggung biaya 70%, sedang cawagub 30%.

''Saya saja kaget. Katanya proses penjaringan gubernur/wagub di PKB tidak dikenai biaya, tapi mengapa tiba-tiba diinformasikan biayanya sangat besar,'' kata salah seorang sumber.

Sementara itu Chaerul Rasjid saat dihubungi melalui telepon genggamnya, mengaku tidak mundur. Meski demikian, dia dipastikan tidak akan mengikuti road show yang dilakukan PKB di cabang-cabang, karena saat ini sedang berada di AS. ''Saya ini masih di Amerika untuk beberapa minggu ke depan. Tidak tahu akan mengikuti road show atau tidak. Tapi yang jelas saya tidak mundur dari pendaftaran di PKB,'' ujarnya.

Romli Mubarok menambahkan, panitia Muskit sudah membagi jadwal kegiatan sosialisasi bakal cagub dan wagub menjadi enam eks karesidenan, yakni eks karesidenan Semarang yang dimulai Rabu (16/1) ini, lalu Pekalongan, Pati, Banyumas, Kedu dan Surakarta.

Sementara Poppy Dharsono yakin dirinya akan mendapatkan rekomendasi dari PKB terutama Gus Dur. Pasalnya saat silaturahmi ke kediaman mantan presiden RI itu di Ciganjur, Gus Dur menyatakan akan memberikan rekomendasi kepada cagub yang berpihak kepada rakyat. ''Saya menilai ungkapan itu seperti mendukung saya,'' katanya.(H37,H7-60)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA