|
|
JEPARA - Awal 2008 ini demam berdarah (DB) di Kabupaten Jepara
tak menampakkan penurunan. Jika selama 2007 jumlah penderita DB di Jepara
2.358 orang dan meninggal 41 orang, hingga Senin (14/1) jumlah penderita
akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti itu 234 orang yang tersebar
di rumah sakit ataupun puskesmas. Yang dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD)
RSUD RA Kartini 14 orang serta menjalani rawat inap 69 orang.
|
 |
KUDUS - Tuntutan buruh PR Jambu Bol masih belum dipenuhi manajemen
perusahaan. Perusahaan meminta waktu pemenuhan hak-hak buruh sampai (31/1).
Pasalnya, saat ini PR Jambu Bol mengalami penurunan produktivitas penjualan.
Pihak perusahan sudah berusaha memenuhi tuntutan buruh dengan bipartit
melalui musyawarah mufakat. Namun wakil dari buruh meminta persetujuan
harus dibuat hitam di atas putih.
|
 |
REMBANG - Puluhan perajin tahu dan tempe di Kabupaten Rembang,
kini menghentikan usahanya. Pasalnya, harga bahan utamanya berupa kedelai
(Glycine max) naik. Sejumlah perajin mengatakan, sejak awal 2008
harga kedelai mencapai angka tertinggi, yakni Rp 7.800-Rp 8.000/kg. Padahal
sebelumnya cuma Rp 4.000-Rp 4.200/kg.
|
 |
PATI - Setelah 10 ditutup untuk semua jenis kendaraan, Senin
(14/1) jalur Pati-Gabus dibuka kembali. Sebab, genangan air yang terjadi
di jalan raya tersebut kini mulai surut. Kaur Bin Ops Satlantas Polres
Pati Iptu Amlis Chaniago, ketika ditanya sehubungan dengan hal tersebut
membenarkan adanya. Kendati demikian, pihaknya tetap harus memantau ketinggian
air yang mengenangi jalan raya, di utara Jembatan Ngantru.
|
 |
BLORA- Pemkab dan masyarakat Blora harus lebih serius agar bisa
mendapat penghargaan kota terbersih, yakni piala Adipura. Pasalnya, berdasarkan
pengumuman peringkat kota terbersih 2007-2008 di Jateng dari hasil pemantauan
tahap pertama, belum lama ini, Blora hanya menempati peringkat 16 dari
35 kabupaten dan kota di Jateng. Sedangkan untuk kategori kota kecil, Blora
berada di nomor 11 dari 21 kota kecil.
|
 |
JEPARA- Sampai saat ini kelangkaan urea masih terjadi di Jepara.
Dinas Pertanian dan Peternakan yang mengawasi semua distributor akhir pekan
lalu mengemukakan, pupuk tersebut kosong di gudang. Pada Selasa (15/12)
ini Pemkab akan membahasnya secara khusus. ''Di Jepara ada empat distributor.
Di semua gudang mereka kosong,'' ujar Seksi Pengelolaan dan Pemasaran Pangan
Dinas Pertanian dan Peternakan Jepara Ahmad Mudjab, kemarin.
|
|