logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 13 Januari 2008 NASIONAL
Line

80 Kios Mebel Terbakar

  • Diduga dari Kompor Meledak

SOLO- Pasar mebel terbesar di Ngemplak, Banjarsari, Solo, semalam sekitar pukul 19.30 terbakar. Kebakaran itu menyebabkan sedikitnya 80 kios milik para perajin ludes. Hanya dalam sekejap, puluhan kios yang digunakan untuk memproduksi berbagai jenis mebel itu luluhlantak dilalap api. Sejumlah saksi menyebutkan penyebab kebakaran diduga akibat kompor minyak.

Kompor minyak yang meledak berasal dari kios milik Ny Sri (52). Sesaat setelah meledak, api menyambar kios lainnya. Warga pun berusaha memadamkan api. ''Namun api yang makin membesar, tidak bisa dipadamkan,'' kata Sigit (43), salah satu saksi.

Dia yakin api berasal dari kios milik Ny Sri, yang lokasinya di bagian barat Pasar Mebel. Perajin itu mendengar ledakan kompor minyak sesaat sebelum muncul kobaran api.

Kios milik Ny Sri, kata warga Bibis Kulon RT 4/RW 14 Ngemplak itu, selain digunakan untuk usaha juga dipakai rumah tangga. Malam sebelum kejadian, pemilik memasak di belakang kiosnya.

Namun saksi lain menyebutkan suara ledakan berasal dari kios milik Gepeng (37) dan di kios milik Muklas (42). ''Saya melihat api mulai membesar dari kios Gepeng dan kios milik Muklas,'' katanya.

Selamatkan Barang

Bisa jadi asal mula api berasal di antara kios milik Ny Sri dan milik Gepeng dan kios milik Muklas. Sebab lokasi ketiganya berdekatan.

Kebakaran sekitar satu jam itu menimbulkan kepanikan warga. Sejumlah perajin mebel, selain ada yang berusaha memadamkan api, juga menyelamatkan barang dagangannya. Ribuan mebel dapat diamankan di sekitar lokasi kejadian dan diletakkan di pinggir Jalan Raya Ahmad Yani.

Masyarakat yang berdatangan di lokasi kejadian, memacetkan arus lalu lintas, sehingga mobil pemadam kebakaran kesulitan untuk bisa masuk ke tempat kejadian.

Sementara sejumlah pemilik histeris melihat kobaran api yang meluluhlantakkan tempat usahanya. Lima dari tujuh kios milik Ny Mardiyanto (38) warga Bibis, Banjarsari ludes terbakar.

Dia tidak berbuat apa-apa, saat melihat lima kiosnya yang berada di dalam pasar tidak bisa diselamatkan lagi. Sesekali, isak tangis tidak terbendung di dekapan adiknya, Bambang (27).

Penyebab kebakaran di industri mebel di Kota Solo, menurut Kapoltabes Surakarta Kombes Pol Lutfi Lubihanto masih dalam penyelidikan. Hingga semalam petugas masih mengamankan lokasi dan meminta keterangan sejumlah korban dan saksi.

Kapolsektabes Banjarsari AKP Edison Panjaitan mengatakan Marno (40), salah satu pemilik kios mengalami luka bakar, ketika berusaha menyelamatkan anaknya dan mencoba untuk memadamkan api. (G11-77)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA