| Selasa, 08 Januari 2008 | NASIONAL |
Aneka WartaPasien Flu Burung MeninggalBANDUNG- Seorang pasien suspect flu burung berinisial AT (33) meninggal dunia di RSHS Bandung, kemarin sekitar pukul 02.30. Dia masuk perawatan sejak Rabu pekan lalu. Kemarin, RSHS juga menerima pasien baru lainnya bernisial C (24) asal Majalaya, Kabupaten Bandung. "Sejauh ini kami telah merawat 109 pasien dengan gejala mirip flu burung. Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya positif dengan jumlah korban meninggal delapan orang, sedangkan tiga lainnya survive," tandas Dirut RSHS Bandung, dokter Cissy B Kartasasmita kepada wartawan di ruang kerjanya. Menurut Cissy, untuk pasien AT asal Rancaekek, Kabupaten Bandung mendapat resusitasi mengingat kondisinya yang kritis. Tapi nyawa yang bersangkutan tidak tertolong lagi. Untuk pasien C, Cissy menyatakan bahwa yang bersangkutan datang dengan gejala mirip-mirip flu burung. Dia di antaranya mengalami panas lebih dari 36 derajat yang disertai flu kendati pernapasan normal. Pasien tersebut tercatat mempunyai riwayat kontak dengan unggas.(dwi-60) Sekjen KPU Dilantik JAKARTA- Suripto Bambang Setyadi resmi menjadi Sekjen Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang baru. Ketua KPU Abdul Hafizh Anshari meminta Sekjen yang baru konsolidasi internal untuk meningkatkan SDM agar dapat mengemban tugas terutama dalam hal keuangan serta pengadaan barang dan jasa. "Itu penting untuk menghindari KPU terpuruk setelah 2004," kata Abdul Hafizh dalam pidato pelantikannya di Kantor KPU, Senin (7/1). Selain itu, Hafizh meminta agar Sekjen baru menjalin koordinasi dengan seluruh penyelenggara pemilu serta menyinkronisasi program Sekjen 2008, agar mampu mengantisipasi UU Parpol yang sedang dibahas. "Sekjen juga harus menyikapi adanya kekhawatiran banyak pihak mengenai sempitnya waktu untuk pelaksanaan 2009," ujar dia. Sebelum Bambang terpilih sebagai Sekjen KPU, terdapat dua nama lain yang diajukan KPU yaitu Dirjen Kesbang Depdagri Sudarsono dan Staf Biro Wapres Djuharman.(dtc-60) Gempa 6,2 SR Guncang Papua JAKARTA- Gempa berkekuatan 6,2 SR mengguncang Kota Manokwari pukul 10.12 WIB atau 12.12 WIT. Gempa ini menyebabkan sejumlah bangunan retak dan terbakar. "Belum ada berita resmi dari pemprov setempat soal korban," kata Kepala Bidang Seismologi Teknis dan Tsunami BMG, Fauzi, Senin (7/1). Dia menjelaskan gempa berada pada posisi 21 km timur laut, 134,18 bujur timur dan 0,58 lintang selatan Manokwari dengan kedalaman gempa 31 km. Menurut dia, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. "Tapi gempa susulan dengan intensitas lebih kecil kemungkinan bisa terjadi," imbuh dia. Ia belum dapat memberikan informasi pasti karena kabar kerusakan masih simpang siur. "Ada telepon dari warga yang bilang ada kebakaran, rumah retak ada. Tapi belum detail," ujarnya.(dtc-60) |