logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 08 Januari 2008 NASIONAL
Line

SB: Tamzil-Rozaq Sudah Final

  • Chaerul Lobi Pengurus Pusat

KUDUS- Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir (SB) menegaskan penetapan pasangan calon gubernur dan wakilnya, HM Tamzil dan Rozaq Rais sudah final. Saat meninjau banjir ke Kudus, Minggu (6/1), SB mengatakan pasangan itu telah disetujui DPP melalui SK PAN/A/Kpts/KU-SJ/111/XI/2007, akhir November lalu.

Dia menilai Tamzil merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Jateng. Mengenai pendampingnya, SB mengaku meminta Rozaq Rais untuk maju. "Saya minta dia untuk mencalonkan diri. Dia kader terbaik PAN di Jateng sekarang," jelasnya.

Rozaq saat ini menjabat Ketua DPW PAN Jateng. Menurut SB, tipikal Rozaq juga yang paling tepat sebagai pendamping Tamzil. "Rozaq kan kalem. Jadi pas untuk berdampingan dengan Tamzil yang agresif dan pekerja keras," ujarnya.

Meski demikian, kepastian pasangan itu untuk maju pada pilgub mendatang masih harus menunggu DPP PPP. Tamzil yang mempunyai progam sekolah dan pengobatan gratis dan lapangan kerja, Senin (7/1) berharap, DPP segera memberi kepastian. "Saya sudah memenuhi tugas untuk mencari pasangan sebelum 31 Desember. Kini pasangan Tamzil- Rozaq sudah final,'' katanya.

Sementara, Rozaq saat ditemui usai menyumbang korban bencana di Kudus beberapa waktu lalu mengatakan, dirinya mengikuti DPP. "Sebagai kader partai, apa yang diputuskan DPP akan coba saya jalankan sebaik mungkin," katanya.

Sementara itu Chaerul Rasjid menyatakan telah menyiapkan partai alternatif jika tak jadi diusung partai PDI-P dan PKB, setelah melihat partai besar itu sudah punya calon pilihannya.

Kepala Infokom Chaerul Rasjid Center, Sudirman Umar menyatakan, sudah melobi pengurus pusat sejumlah partai. ''Jadi kami tak merisaukan langkah partai-partai besar, Pak Chaerul masih tetap bisa maju. Kami masih menunggu Muskit PKB dan Rakerdasus PDI-P,'' ujar Sudirman.

Bantahan PKPI

Terpisah, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) belum menentukan sikap dukungan ke calon gubernur. Kalau ada yang mengklaim tentang dukungan, itu merupakan hak pribadi anggota bukan lembaga.

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI Jateng Ir Eddy Soebiantoro mengatakan itu menanggapi pernyataan Ketua DPD Partai Golkar Jateng Bambang Sadono yang menyebutkan PKPI memberikan dukungan dalam bursa calon gubernur (SM, 7/1).

''Sampai saat ini partai kami belum menentukan dukungan untuk cagub. Kalau ada yang menyampaikan dukungannya terhadap Bambang Sadono, itu atas nama pribadi bukan lembaga,'' jelas Eddy.

Untuk menentukan sikap dukungan dalam pilihan gubernur menjadi wewenang DPP bukan Dewan Pimpinan Kota/Kabupaten (DPK). Karena itu, keputusan dukungan cagub ditentukan internal parti di tingkat provinsi.(H35,H7,H37,E4-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA