SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Senin, 07 Januari 2008

Betapa berat cobaan yang dihadapi bangsa ini. Musibah datang silih berganti. Demikian juga bencana alam baik berupa gempa bumi, tsunami, erupsi gunung berapi dan banjir maupun tanah longsor yang belakangan ini melanda wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur serta beberapa provinsi lain di luar Pulau Jawa. Korban jiwa dan penderitaan masyarakat yang terkena bencana tak bisa dihindarkan. Mereka pun banyak mengalami kerugian fisik akibat kerusakan atau kehilangan harta bendanya. Menjadi sangat sulit memperhitungkan berapa nilai kerugian yang sebenarnya. 

Berakhir sudah perjalanan PSIS mengarungi Kompetisi Liga Indonesia musim 2007. Dengan dana APBD Rp 14,4 miliar, anak-anak Semarang akhirnya gagal menembus Superliga karena hanya menempati peringkat kesepuluh Wilayah I. Persijap Jepara yang berada di Wilayah II menjadi satu-satunya tim Jateng yang bakal berlaga dalam Superliga 2008/2009, sekalipun alokasi APBD yang diterima lebih rendah dari PSIS. Padahal, kompetisi di Wilayah II lebih menghabiskan biaya transportasi daripada di Wilayah I. Maklum saja, karena "Laskar Kalinyamat" harus terbang ke Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

HINGGA hari ini kehidupan bangsa sedemikian hiruk pikuk dengan suara-suara yang menyakitkan. Suara-suara menyakitkan paling mutakhir tertebar bersama deret bencana banjir dan tanah longsor. Pengalaman rakyat yang mencuatkan suara-suara menyakitkan itu sangat beraneka ragam, mulai dari pengalaman tertimpa bencana alam, pengalaman tergusur, terjangkiti penyakit infeksius, menjadi korban kekerasan dan penghakiman sewenang-wenang, hingga pengalaman menjadi korban ketidakadilan, penipuan, ketidakjujuran, dan kemunafikan elite yang secara tersamar maupun kasat mata menyengsarakan rakyat kecil.

SESEORANG yang menurut ''perhitungan langit'' dalam ilmu bazi (baca: pakcek) hanya akan berumur sekitar 50 tahun, ternyata bertahan hidup sampai 70 tahun. Ketika ditanya mengapa ia berhasil memperpanjang usia, orang tersebut mengatakan bahwa dalam ''sisa-sisa hidupnya'' ia selalu berbuat baik kepada sesama. Ia membantu biaya penguburan orang mati, menolong orang yang kesulitan, dan berusaha keras tidak menyakiti hati sesamanya. Pengamat ilmu kuno dari China itu kemudian berkata, bahwa ''perhitungan langit'' ternyata dapat ''terpatahkan'' oleh perbuatan-perbuatan baik seseorang, meskipun seseorang itu sudah ''dinasibkan'' hanya berumur sampai 50 tahun.

PEREKRUTAN calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah, selesai sudah di ranah politis dengan dilaporkannya oleh Komisi A pada Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Tengah,pertengahan Desember 2007. Hasilnya, sudah barang tentu tidak akan memuaskan semua orang.

Sejak era reformasi digulirkan, tampak nyata kaum elite tingkat atas apakah pejabat, politisi, selebriti terlebih kaum pengusaha berlomba hidup dalam kemewahan. Apartemen, mobil mewah, belanja ke luar negeri sudah menjadi rutinitas kehidupan karena uangnya melimpah baik yang didapat secara halal atau haram.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA