| Senin, 07 Januari 2008 | NASIONAL |
Densus 88 Polda DipisahSEMARANG- Terhitung sejak 1 Januari 2008, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polda Jateng secara struktural terpisah dari Direktorat Reserse Kriminal (Ditreskrim). Menurut Kabid Humas Kombes Drs Syahroni, pemisahan sebenarnya sudah sejak awal Juli 2007. Namun dalam menjalankan operasinya di lapangan masih di bawah komando direktorat tersebut. ''Baru pada awal tahun ini sudah resmi menjadi kesatuan tersendiri dan benar-benar terpisah atau mandiri dari Ditreskrim,'' terang Kombes Syahroni didampingi Dirlantas Kombes Gatta Chairuddin, Jumat (4/1). Dia mengungkapkan, selain detasemen itu terpisah, komandannya juga naik pangkat satu tingkat menyesuaikan job jabatan yang harus disandang. Komandan Densus AKBP Drs Daryono kini pangkatnya naik menjadi Kombes. Kenaikan pangkat itu selain merupakan penghargaan, juga yang bersangkutan memang sudah waktunya naik pangkat karena pangkat AKBP-nya sudah cukup senior. Naik Pangkat Personel polisi lainnya yang naik pangkat karena penghargaan adalah Kompol Maridjo yang kini menjadi AKBP. Kemudian Aiptu Suwarto naik setingkat pangkatnya menjadi Ipda. Kapolda Jateng Irjen Drs H Dody Sumantyawan HS SH mengatakan, pihaknya telah memberikan tanda penghargaan berupa Satya Lencana Kesetiaan, Bintang Bhayangkara Narariya dan Piagam Penghargaan kepada sejumlah personel. Untuk Satya Lencana Kesetiaan delapan tahun terdiri tujuh perwira dan 48 bintara. Kesetiaan 16 tahun diberikan kepada 36 perwira dan 193 bintara, kesetiaan 24 tahun diberikan kepada 91 perwira dan 373 bintara. Khusus penghargaan Bintang Bhayangkara Narariya diberikan kepada 72 perwira dan sembilan bintara. (D12,H21-60) |