logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 07 Januari 2008 NASIONAL
Line

Tronton Sido Muncul Dirampok

INDRAMAYU- Tronton Nissan merah nopol H-1366-NA tujuan Jakarta yang memuat produk jamu Sido Muncul dirampok kawanan bajing loncat di jalan raya lingkar Jatibarang, Jabar, Sabtu dinihari (5/1). Kejadian itu sudah dilaporkan ke Polres Indramayu, Jabar.

Menurut Bagian Ekspedisi PT Sido Muncul, Teguh Slamet Purnomo, peristiwa itu berawal ketika tronton yang berangkat dari Semarang Jumat (4/1) siang menuju Jakarta. Truk yang dikemudikan Slamet Mulyono dan kernet Mujiono itu pada Sabtu (5/1) sekitar pukul 01.00 melintas di jalan lingkar Jatibarang. Tronton berjalan lambat karena di depannya ada truk bermuatan pasir melaju pelan.

Ketika jalan merambat, tiba-tiba dari belakang muncul truk built up bak terbuka memepet tronton PT Sido Muncul. Mobil built up itu kemudian menyerempet truk yang memakai car panel Kuku Bima Energi dengan poster Mbah Marijan. Usai serempetan, pikap itu menyalip tronton.

Tak jauh dari lokasi, lima orang tiba-tiba menghentikan tronton. Saat sopir akan turun, tiba-tiba ditodong palu dan celurit oleh kawanan perampok.

Slamet Mulyono dan Mujiono kemudian diminta mengikuti kemauan perampok. Namun Mujiono melawan, sehingga kepala kernet tersebut dipukul dengan palu hingga terluka.

Awak tronton yang sudah dilumpuhkan kemudian dipindah ke truk built up. Kedua tangan dan kakinya diikat, sedangkan mata dan mulutnya dilakban.

Tronton bermuatan produk Sido Muncul senilai Rp 900 juta itu kemudian dibawa kabur. Setelah diajak berputar-putar, sopir dan kernet dibuang di daerah Jatibarang. Baru pagi harinya sekitar pukul 09.00, kernet dan sopir tronton ditolong tukang ojek.

"Mestinya truk tronton yang memuat produk Sido Muncul itu akan dikirim ke Lampung melalui ekspedisi PA Lintas Karunia dan ke Pekanbaru dengan ekspedisi Garuda Jaya. Kerugian ditaksir Rp 800 juta sampai Rp 900 juta," kata Teguh.

Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat ketika dimintai konfirmasi membenarkan kejadian itu. Kasus itu juga sudah dilaporkan ke polisi sehingga bisa ditindakjuti.

"Mudah-mudahan perampoknya segera tertangkap. Lebih baik kalau mereka segera menyerahkan diri. Saya yakin tidak mudah menjual barang-barang itu di pasaran. Saya mohon bantuan rekan-rekan untuk memberitahu jika nelihat keberadaan tronton dan perampoknya,'' ujar Irwan Hidayat. (D14-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA