| Senin, 07 Januari 2008 | NASIONAL |
Harga Bahan Pokok di Pulau Bawean NaikSURABAYA- Warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik terancam kelaparan. Sebab, sejak 26 Desember 2007 hingga sekarang tak ada kapal pengangkut bahan kebutuhan pokok berani berlayar ke pulau tersebut. Pulau Bawean dengan Kabupaten Gresik berjarak sekitar 80 mil laut. Untuk menuju ke Pulau Bawean diperlukan perjalanan dengan kapal laut selama 12 jam. Seiring terjadinya gelombang tinggi dan air laut pasang sejak akhir Desember hingga sekarang, tak ada kapal yang berani melintasi jalur tersebut. Kini, harga bahan kebutuhan pokok di Pulau Bawean melonjak drastis. Misalnya, harga telor ayam per kilogramnya sampai Rp 25.000 dari sebelumnya Rp 6.000. Lalu, bensin naik dari Rp 6.000 menjadi Rp 15.000 per liter. Selama ini, bahan kebutuhan pokok warga Bawean dipasok dari Gresik. "Pemkab Gresik jangan hanya mengurusi korban banjir. Kepentingan warga Bawean yang terancam kelaparan karena bahan kebutuhan pokok stoknya menipis dan harganya selangit juga harus diperhatikan secara serius," ujar anggota FPG DPRD Gresik dari Bawean, M Syakir di Gresik, Minggu (6/1). Dia mengingatkan pemerintah bisa meminta bantuan kapal TNI AL dari Mako Armatim untuk mengangkut bahan kebutuhan pokok dan penumpang ke Pulau Bawean. Sebab, kapal motor yang ada tak mungkin dipakai mengingat tingginya gelombang laut. "Kapal TNI AL sekalian mengangkut penumpang dan bahan kebutuhan pokok," katanya. Administratur Pelabuhan (Adpel) Gresik, Asmari berencana meminta bantuan kapal TNI AL untuk mengangkut penumpang dan bahan kebutuhan pokok ke Bawean pada hari Minggu (6/1). Kenyataannya, hingga semalam belum ada kejelasan. "Untuk meminta bantuan kapal TNI AL butuh koordinasi dengan instansi terkait dan tak semudah permintaan warga," kata Asmari. (G14-46) |