logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 07 Januari 2008 NASIONAL
Line

Soeharto Membaik


JENGUK AYAH: Hutomo Mandala Putra atau lebih akrab dipanggil Tommy Soeharto dikerumuni wartawan ketika akan menjenguk ayahnya, mantan presiden Soeharto yang dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, Minggu (6/1). (57)

JAKARTA- Hari ketiga dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), kondisi kesehatan mantan Presiden Soeharto semakin membaik. Walaupun begitu dirinya masih mendapatkan perawatan intensif dan monitoring yang ketat dari tim dokter yang menanganinya.

''Kondisi Pak Harto saat ini sudah memperlihatkan kemajuan, namun pada umunya masih lemah,'' ujar anggota tim dokter yang juga pejabat Direktur RSCM Djoko Sanjoto, kemarin.

Menurutnya, tekanan darah penguasa Orde Baru tersebut mulai normal, yakni 100/50 mmHg. Padahal, sehari sebelumnya sempat mencapai angka 60/40 mmHg, yang kemudian meningkat menjadi 80/50 mmHg. Selain itu, fungsi organ-organ vital lainnya seperti jantung dan paru-paru juga mengalami kemajuan.

Adapun cairan di seluruh tubuh akibat jantung bagian kanan yang kurang kuat memompa darah, mulai berkurang, terutama pada bagian paru-paru. ''Perbaikan laboratorium memperlihatkan Hb 8,3 gr persen. Perbaikan ini dapat dicapai dengan tindakan-tindakan medis intensif yang dilakukan tim dokter,'' kata Djoko Sanjoto.

Ketua Tim Dokter Ke-presidenan Djoko Rahardjo mengatakan, cairan yang sudah dikeluarkan dari tubuh presiden kedua RI tersebut, sekitar satu liter. Pada malam sebelumnya, cairan yang dikeluarkan sebanyak 250 cc, dengan kecepatan 50 cc per jam. ''Alat bantu yang dipasangkan, akan dikurangi sehubungan dengan membaiknya kondisi Pak Harto.

Sampai saat ini kami masih melakukan observasi secara ketat dan belum bisa dipastikan kapan selesainya,'' ujar Djoko Rahardjo.

Sama seperti sehari sebelumnya, kunjungan pejabat dan mantan pejabat masih terus mengalir untuk membezuk Soeharto yang dirawat di ruang perawatan President Suite kamar nomor 536 lantai 5 RSPP. Di antaranya adalah Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AM Fatwa, Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga, Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta, dan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie.

Sedangkan mantan pejabat yang hadir di antaranya mantan Menteri Peranan Wanita Tuti Alawiyah dan Mien Sugandhi, mantan Menteri Keuangan yang juga mantan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara JB Sumarlin, mantan Menteri Kehakiman Oetojo Oesman. Hadir juga istri Wakil Presiden Soedarmono dan juga istri Quraish Shihab.

Menurut Gus Dur, Soeharto setidaknya telah mengajarkan tiga hal yaitu melakukan perhitungan, merencanakan sesuatu, dan menaruh perhatian kepada rakyat kecil. ''Itu tandanya Pak Harto punya kepedulian yang sangat besar kepada rakyat kecil.''

Meutia Hatta mengatakan, Soeharto tampak mengenali dirinya dan mengucapkan terima kasih atas kedatangannya. Mien Sugandhi mengatakan, ketika ditemui Soeharto sudah dapat tertawa, bahkan bicaranya mulai jelas. ''Saya sendiri juga heran, tapi semua kembali kepada Tuhan. Tuhan masih memberikan kesehatan kepada bapak mantan presiden Soeharto. Kita harus bangga kepada pak Harto apapun kekurangannya,'' ujar dia.

Sedangkan AM Fatwa mengatakan, dirinya hanya sedikit berbicara dengan Soeharto karena tidak hendak mengganggunya yang sedang istirahat. Putri Soeharto, Mbak Tutut dan Mamiek mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan doanya kepada ayahanda mereka.

Dari pihak keluarga, pengusaha yang juga kerabat dekat Soeharto, Sudwikatmono berujar, kesehatan Soeharto mulai membaik dan sudah bisa berkomunikasi. ''Sudah senyum dan bisa berjabat tangan, kencing juga sudah lancar kok.''

Hal yang sama juga diungkapkan putra Soeharto Bambang Trihatmojo. Menurutnya, ayahandanya sudah bisa berkomunikasi walaupun sedikit. Itu mungkin karena usia ayahnya yang sudah senja. ''Komunikasi bisa tapi sedikit saja, karena bapak sudah sepuh dan lemah sekali kondisinya, jadi istirahat terus,'' ujar Bambang yang masuk RS lewat pintu belakang.

Menurutnya, semua saudaranya terus menemani orang tuanya selama sakit. ''Saya mohon kepada rakyat Indonesia yang masih mencintai Pak Harto, mohon doanya supaya Bapak lekas sembuh,'' ujar Bambang. (J21-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA