logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 05 Januari 2008 NASIONAL
Line

Ombak Tinggi, Warga Karimunjawa Terisolasi

SEMARANG- Tingginya gelombang di perairan Laut Jawa dalam seminggu ini mengakibatkan warga di Kepulauan Karimunjawa tidak mendapatkan akses dari Kabupaten Jepara. Warga tidak bisa bepergian ke Jepara maupun sebaliknya.

Selain itu, pasokan bahan makanan dan minuman serta bahan bakar minyak (BBM) terputus sejak kapal motor (KM) Kartini tidak melabuh di Karimunjawa.

Anggota Komisi D DPRD Jateng Kamal Fauzi mengkhawatirkan kondisi warga Karimunjawa akan kekurangan stok makanan maupun minyak tanah. Tidak bisa diprediksikan kapan stok itu akan habis, pasalnya dalam sepekan tidak ada pasokan.

Kapal-kapal tidak ada yang berani berlayar. Namun dengan terbatasnya bahan makanan dan minyak tanah menjadikan harga-harganya mulai naik.

"Harga beras saja naik sekitar Rp 500/kg, jadi antara Rp 6 ribu sampai Rp 6.500/kg. Terlebih lagi harga minyak tanah bisa mencapai Rp 4.000/liter sampai Rp 4.500/liter," ujarnya, Jumat (4/1).

Dari data Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Semarang, gelombang laut di Laut Jawa saat ini antara 2,5 sampai 3,5 meter.

Kecepatan angin mencapai 30 knot. Dengan begitu kapal tidak diizinkan untuk berlayar untuk menjaga keselamatan. Diperkirakan kondisi seperti ini akan terjadi sampai akhir Januari nanti.

"Pantauan satelit menyebutkan gelombang laut masih tinggi, jadi kami rekomendasikan kepada syahbandar Pelabuhan Tanjung Emas maupun pelabuhan di daerah pesisir lainnya tidak mengizinkan kapal berlayar," kata Kepala Klimatologi BMG Semarang M Chaeran.

Menanggapi masalah itu, Gubernur Jateng Ali Mufiz secepatnya akan berkoordinasi dengan Pangkalan TNI AL (Lanal) Semarang agar bisa menggunakan kapal milik TNI AL untuk mengirimkan bantuan ke Karimunjawa.

Untuk mengetahui jenis bantuan yang diperlukan oleh masyarakat, Pemprov Jateng akan berkoordinasi dengan Pemkab Jepara.

"Yang tahu kebutuhan masyarakat di sana itu pemkab setempat, jadi perlu ada koordinasi," tandasnya. (H37,H7-60)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA