SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Jumat, 04 Januari 2008

Kita makin berpengalaman diguncang bencana alam. Dalam catatan harian ini, secara nasional sepanjang 2007 lalu terjadi tidak kurang dari 93 terjangan banjir dan 200 kejadian tanah longsor. Yang paling aktual dan terasa mengguncang adalah banjir dengan skala luas di wilayah Surakarta, Bojonegoro, Kudus - Grobogan, serta tanah longsor di Karanganyar - Wonogiri.

Hasil audit laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) semester I 2007 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menempatkan Kabupaten Banyumas sebagai satu-satunya daerah di Jawa Tengah yang mendapat "rapor merah". BPK memeriksa 36 laporan keuangan yang terdiri atas pemerintah provinsi serta 35 kabupaten dan kota.

BENCANA banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah daerah telah menimbulkan jatuhnya banyak korban, baik materi maupun jiwa. Kenyataan tersebut tentu membutuhkan perhatian serius dari pemerintah, baik pusat maupun daerah. Artinya, penyelamatan dan pemberian bantuan bagi para korban tak lagi bisa ditunda.

JAWA Tengah merupakan provinsi dengan potensi besar, dan mempunyai banyak keunggulan serta daya tarik, baik berupa sumber daya alam, letak geografis, infrasruktur yang dimiliki, kondusivitas keamanan serta jumlah penduduknya yang cukup besar, hingga saat ini sudah hampir mencapai angka 33 juta orang.

Jika menyimak kasus korupsi, pikiran orang sering terfokus pada besaran angka rupiah yang kemudian sering disebut sebagai jumlah kerugian negara. Itu pun sudah kerap membuat heran campur geram, belum lagi kerusakan sumber daya alam. Menurut saya sebenarnya ada hal yang jauh lebih merugikan karena bersifat immaterial (spiritual) yaitu terjadinya pembusukan tata nilai sosial dan merosotnya integritas bangsa.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA