| Jumat, 04 Januari 2008 | NASIONAL |
Perawatan Korban Bencana GratisSEMARANG-Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng dokter Hartanto mengatakan, warga Jateng yang menjadi korban bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung yang mendapat perawatan inap di rumah sakit (RS) tidak akan dipungut biaya sepeser pun. Semua biaya perawatan korban bencana alam yang dirawat di RS, akan ditanggung Pemprov Jateng. "Sesuai instruksi Gubernur Jateng, semua korban bencana alam di Jateng yang dirawat inap di RS biayanya digratiskan. Rumah sakit memang diminta menalangi terlebih dahulu biaya perawatan, selanjutnya akan diganti pemprov," kata dia, Kamis (3/1). Menurut Hartanto, kini ada delapan korban tanah longsor di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, yang tengah dirawat di RS Dokter Moewardi Solo. Mereka selama dirawat di RS tidak akan dipungut biaya apa pun. Ia juga menjelaskan, Dinkes Jateng telah mengirimkan obat-obatan senilai Rp 1,5 miliar lebih ke beberapa daerah bencana alam untuk membantu masyarakat yang menjadi korban maupun terkena penyakit. Obat-obatan yang telah dikirim ke daerah terkena bencana alam, antara lain, antibiotik, infus, obat gatal, oralit, obat batuk, dan obat flu. Jika terjadi kekurangan, pihaknya berjanji akan menambah pasokan obat lagi. Ia mengingatkan penduduk agar mewaspadai serangan penyakit infeksi pernapasan atas (ISPA), penyakit kulit, diare, dan leptospirosis, terutama di daerah bencana banjir dan tanah longsor.(H7,H37-60) |