logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 04 Januari 2008 NASIONAL
Line

Sabtu, Jalur Kereta Api Semarang-Surabaya Normal

SEMARANG - Perbaikan jalur kereta api (KA) Semarang-Surabaya antara Stasiun Gubug-Stasiun Bojonegoro, yang masuk wilayah PT KA Daop IV Semarang, sudah mencapai 90 persen. Dipastikan, Sabtu besok jalur itu sudah bisa dilalui. Meski kecepatan di titik-titik bekas gerusan dan genangan air, hanya bisa dilalui dengan kecepatan 5 km/jam. Perbaikan yang tergolong cepat itu, menurut Humas Daop IV Warsono, karena seluruh kru dikerahkan untuk mempercepat perbaikan. "Mereka kerja 24 jam," imbuhnya.

Beberapa kereta pengangkut material, masinis, lokomotif pengangkut kricak yaitu KKBW dan YYW dan pekerja sudah ditempatkan di beberapa stasiun seperti Gundih, Cepu, dan Poncol. Bahkan beberapa alat berat seperti begu juga didatangkan. "Beberapa bantalan kayu terpaksa diganti dengan beton karena persediaan bantalan kayu tidak mencukupi," ujarnya.

Selain itu, kondisi banjir di wilayah Grobogan, Cepu, dan Bojonegoro juga sudah surut. Dengan begitu, kereta-kereta tujuan Surabaya seperti KA Rajawali, Argo Anggrek, Argo Bromo, Gumarang, dan Sembrani dipastikan tak akan melewati jalur selatan lagi.

Bahkan, tambah Warsono, KA Feeder yang dijadwalkan baru bisa beroperasi Jumat (4/1), kemarin sudah bisa dijalankan meski hanya sampai Stasiun Cepu. "Sejak 30 Desember, kondisi Cepu-Bojonegoro rusak parah yang hingga sekarang belum pulih benar. Maka KA Feeder hanya sampai Cepu," tutur Warsono.

Hingga kini, total kerusakan ada 17 titik. Di antaranya rusak karena tergenang banjir antara Stasiun Tobo-Stasiun Kalitidu di Km 104+8/0 setinggi 55 cm, Stasiun Cepu-Stasiun Tobo di Km 91+7/9 setinggi 38 cm, Stasiun Gubug-Stasiun Karangjati Km 32+6/8 setinggi 15 cm, Stasiun Gambringan-Stasiun Jambon Km 14+9/0, jembatan BH 81 di antara Stasiun Gambringan-Stasiun Jambon Km 18+8/9 tergenang air. (J8-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA