logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 03 Januari 2008 NASIONAL
Line

JELANG PILGUB 2008

Tamzil Lolos Deadline PPP

  • Agus Suyitno Berpeluang Besar

SEMARANG- PPP menyatakan HM Tamzil telah memenuhi kewajibannya dalam pengajuan pasangan wakil gubernur dan partai yang diajak berkoalisi, sebelum batas akhir yang ditetapkan DPP habis.

Wakil Ketua DPW PPP Jateng Muhadjir M Ardian mengatakan, Bupati Kudus itu telah mengajukan calon partai yang bakal diajak berkoalisi dan calon pendamping dalam Pilgub Jateng 2008.

''Tamzil telah mengajukan calon partai yang bakal diajak berkoalisi, yakni PAN. Di samping itu dia juga masih menjalin komunikasi dengan PKB dan PDI-P,'' kata dia, Rabu (2/1).

Seperti diberitakan, dalam surat DPP PPP Nomor 0520/IN/DPP/ II/ 2007 tertanggal 10 November perihal dukungan calon gubernur/wakil gubernur dinyatakan DPP akan meninjau kembali dukungan terhadap Tamzil, jika sampai 31 Desember 2007 tidak memperoleh pasangan wakil gubernur dan partai yang diajak berkoalisi.

Saat ini, lanjut dia, DPW sedang mengkaji dan menjalin komunikasi dengan calon partai untuk diajak berkoalis tersebut. ''Saya kira, koalisi yang akan dijalin PPP tak tertutup hanya dengan PAN. Masih ada kemungkinan koalisi dengan PDI-P atau PKB, sebab partai tersebut belum mengajukan nama calon. Di samping itu, Tamzil juga masih melakukan lobi politik dengan PKB,'' ujar politikus asal Brebes itu.

Sebelumnya, Tamzil mengaku telah mengirimkan surat ke DPW yang isinya meminta PPP segera melakukan koalisi dengan PAN dan memperpanjang batas waktu yang diberikan kepada dirinya untuk menjalin koalisi dengan partai lain hingga akhir Maret 2008. Dengan adanya perpanjangan waktu akan memberi kesempatan kepada partai-partai lain untuk bergabung sehingga koalisi semakin kuat.

Ancaman Serius

Kejelasan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Agus Suyitno maju dalam pilgub akan menjadi ancaman sangat serius bagi bakal calon lain. Dosen FISIP Undip Mochamad Yulianto mengatakan, meski Agus masih harus menjalani seleksi di internal PKB, kans jenderal bintang dua itu untuk menjadi cagub dari PKB cukup besar.

''Kalau Agus Suyitno akhirnya memang menjadi pilihan PKB, calon lain harus siap bekerja ekstrakeras untuk bisa mengimbanginya,'' katanya.

Ancaman bagi kandidat lain bertambah besar jika Agus bersama PKB nantinya mampu menjalin koalisi dengan partai berbasis massa nasionalis, seperti PDI-P yang memiliki konstituen dalam jumlah banyak dan solid.

''Saya tidak melihat peluang calon lain lebih terbuka bila Agus yang diusung PKB kelak mampu menggandeng PDIP. Apalagi incumbent Gubernur Jateng Ali Mufiz belum secara tegas akan berlaga di pilgub meskipun sudah mendaftar lewat PDI-P,'' ujarnya. (H7,H37-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA