| Kamis, 03 Januari 2008 | NASIONAL |
Menghadapi Bencana MeluasNU Serukan Qunut NazilahSEMARANG- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menyerukan umat Islam untuk bersama-sama melaksanakan qunut nazilah agar musibah bencana segera berakhir. Seruan tersebut disampaikan Ketua PWNU Jateng Drs H Moh Adnan MA usai rapat gabungan Syuriyah-Tanfidziyah di Kantor Jalan Dr Cipto 180 Semarang, kemarin. Rapat tersebut dipimpin Pjs Rois Syuriyah PWNU KH Muromi. Menurut Adnan, para kiai di Jateng memberikan isyarat bencana yang terjadi belakangan ini di Jateng maupun di daerah lain sudah di luar batas kewajaran. ''Manusia sebagai makhluk yang lemah sudah saatnya mengembalikan semua persoalan musibah ini kepada yang menciptakan dan menghentikan musibah yaitu Allah Subhanahu Wataala,'' katanya. Salah satu ikhtiar yang pernah dilakukan Rasulullah SAW ketika menghadapi musibah, bencana dan berbagai persoalan gawat yaitu dengan cara qunut nazilah. Qunut itu, menurutnya, sama dengan yang dilakukan pada saat shalat Subuh. Bedanya, setelah doa qunut seperti halnya shalat subuh itu ada doa khusus yang dibaca. ''Bagi umat Islam yang membutuhkan doa qunut nazilah bisa menghubungi Kantor PWNU Jl Dr Cipto 180 Semarang atau telp (024) 8416076),'' katanya. Bisa dilakukan shalat sendirian atau berjamaah di rakaat akhir shalat Zuhur, Asar, Magrib dan Isya. ''Kiai-kiai khos dan ahli suwuk diharapkan ikut berdoa untuk keselamatan umat dari segala musibah dan bencana.'' Umat agama lain diajak berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing. Hingga kemarin PWNU telah menyalurkan bantuan ke lokasi musibah bencana alam yaitu di Solo, Karanganyar, Grobogan, Kudus. Sragen, Cepu dan Sukoharjo.(B13-60) |