logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 02 Januari 2008 NASIONAL
Line

JELANG PILGUB 2008

Pangdam Resmi Maju lewat PKB

SEMARANG- Seperti yang sudah diduga sejak awal, akhirnya Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Agus Soeyitno resmi maju ke Pilgub Jateng 2008. Menjelang detik-detik masa penutupan pendaftaran Pilgub DPW PKB, Senin (31/12), pangdam mengambil sekaligus mengembalikan formulir pendaftaraan. Selain pangdam, juga Rektor IAIN Prof Dr Abdul Djamil MA sempat mengambil formulir pendaftaraan. Hanya saja dia urung mengembalikkan formulir tersebut.

"Memang ada beberapa kalangan mendesak saya maju Pilgub, sehingga formulir pendaftaraan diambilkan. Pada prinsipnya karena jabatan itu amanah, kalau diberi saya Bismillah. Tetapi karena sampai saat ini saya masih rektor, yang jelas saya harus dapatkan izin dari instansi tempat saya bekerja dalam hal ini Depag. Karena tidak ada izin, saya tidak mengembalikan formulir itu," kata dia, Selasa (1/1).

Kepastian majunya orang nomor satu di jajaran Kodam IV/Diponegoro itu dibenarkan oleh anggota tim politik DPW PKB Muh Hendri Wicaksono. Soal persetujuan pencalonan Pangdam dari KSAD, Hendri tidak bisa mengungkapkannya.

"Tapi kalau beliau sudah mengembalikan, tentunya proses administrasi diinternal TNI sudah didapatkannya," tandasnya yang juga menjabat sebagai Ketua Garda Bangsa Jateng.

Wakil Ketua DPW PKB Ali Anshori menjelaskan, dari proses pendaftaran yang dibuka sejak 26 November sampai 31 Desember 2007, tercatat sudah 16 orang bakal calon yang mendaftar.

Untuk posisi calon gubernur yakni KH Ahmad Zainuri Zain, Heru Setyobudi, Chaerul Rasjid, HM Tamzil, Agus Soeyitno, Djarot Subiantoro, Poppy Darsono, Moch Suwondo, dan Tjahjadi. Posisi Cawagub M Djasri, Thomas Djanardi, Imam Suroso, Arifin Djunaidi, Bisri Romli, Muhammad Thoha, dan Kholiq Arief.

Tahapan selanjutnya PKB akan melakukan verifikasi terhadap bakal calon dari 3-5 Januari. Setelah dilalui, tinggal uji publik mulai 7-21 Januari dan terakhir proses penentuan dalam Musyawarah Kebangkitan (Muskit) pada 26 Januari. "Nama yang dihasilkan dalam muskit akan diajukan ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi," ujar Ali.

Sementara itu, cawagub dari Partai Golkar Moh Adnan diminta untuk melakukan pendekatan dengan semua kalangan, baik para tokoh NU maupun di luar jamiyyah tersebut. Nasihat itu disampaikan kiai kharismatis Kendal, KH Dimyati Rois, ketika Adnan berkunjung ke kediamannya di Kaliwungu, kemarin. "Semua harus didekati, tidak terkecuali para pelacur. Sebab suara pelacur dalam pemilu nanti, sama dengan suara kiai," kata Mbah Dim.

Sebelumnya, Adnan bersama sejumlah ulama NU berziarah ke tokoh-tokoh nahdliyyin Kendal. Ziarah mengawali Harlah Ke-82 NU itu, antara lain dilakukan di makam KH Ahmad Abdul Hamid, di TPU Petukangan, Kendal. (H37,H7, H9-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA