logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 29 Desember 2007 NASIONAL
Line

Diserahkan Bantuan Rp 1 M untuk 10 Daerah

KARANGANYAR - Gubernur Jateng Ali Mufiz, Jumat (28/12) di rumah dinas Bupati Karanganyar menerima bantuan dari Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) senilai Rp 1 miliar. Bantuan itu nantinya akan diberikan untuk 10 kabupaten/kota yang terkena bencana seperti Kota Surakarta, Kabupaten Wonogiri, Karanganyar, Sukoharjo, Pemalang, Purbalingga, Kabupaten Magelang, Sragen, Grobogan, dan Boyolali.

Sebelumnya, Mendagri melalui pemprov telah menyerahkan bantuan Rp 100 juta yang dibagikan secara proporsional kepada daerah yang terkena bencana alam. Dalam penyerahan bantuan itu gubernur mengintruksikan kepada seluruh bupati/wali kota agar menyelesaikan masa tanggap darurat dengan tenggang waktu sepuluh hari sejak hari kejadian.

Pemprov mendata, bencana banjir pada 25 Desember melanda Kabupaten Demak, Brebes, Pemalang, Tegal, dan Kota Pekalongan. Sementara tanah longsor telah terjadi di Banyumas dan angin puting beliung di Cilacap.

Pada 26 Desember, bencana tanah longsor telah terjadi di Kabupaten Karanganyar, Wonogiri, dan Brebes. Dengan korban jiwa terbesar di Karanganyar yang mencapai 81 orang. Pada hari yang sama, bencana banjir juga melanda Cilacap, Pekalongan, Kota Surakarta, Sragen, Sukoharjo, Wonogiri, Grobogan, Kudus, Pati, dan Blora.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan, masyarakat akan bahaya banjir dan longsor susulan terkait dengan curah hujan yang tinggi di beberapa bulan mendatang.

''Ramalan cuaca apa yang saya dengar dari BMG bahwa curah hujan pada akhir Desember ini, Januari, bahkan masuk Februari masih tinggi. Karena itu ancaman banjir dan tanah longsor juga tinggi. Masyarakat harus tetap mewaspadai bencana itu,'' kata Presiden dalam pernyataan pers akhir tahun, usai melantik Panglima TNI, KSAD, dan KSAU di Istana Negara, kemarin.

Presiden juga mengulangi ucapan duka cita dan belangsukawa terhadap mereka yang mengalami musibah hingga meninggal dunia, karena bencana banjir maupun tanah longsor. SBY juga meminta regulator dan operator transportasi, baik sarana angkut darat, laut maupun udara agar betul-betul meningkatkan kewaspadan penerbangan dan keselamatan penumpang. (an,F4,H34,H7,J14,H37,F4-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA