logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 29 Desember 2007 NASIONAL
Line

Gelombang 4 Meter Masih Ancam Laut Jawa

SEMARANG- Ancaman munculnya gelombang tinggi di Laut Jawa masih mungkin terjadi. Hal itu berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Jateng. Menurut Kepala Stasiun Klimatologi Semarang Ir HM Chaeran, berdasarkan pemantauan satelit, gelombang laut setinggi 1,5 meter hingga 4 meter bakal terjadi di Laut Jawa dalam lima hari kedepan.

''Ini berbahaya bagi perjalanan kapal menuju Kalimantan. Karena itulah perusahaan pelayaran saya minta mewaspadai kondisi ini. Tiap hari kita kirimkan faks ramalan cuaca dengan maksud agar menjadi pertimbangan,'' kata HM Chaeran yang juga Koordinator BMG Jateng-DIY.

Meski telah ada peringatan bahaya atau ancaman gelombang laut setinggi itu dan hujan yang cukup deras, masih ada kapal penumpang yang nekat berlayar dengan membawa ribuan penumpangnya.

Salah satu kapal yang nekat berangkat adalah KM Binaiya tujuan Kumai (Kalimantan), membawa 1.403 penumpang. Kapal tersebut berangkat sekitar Jumat (28/12) pukul 08.10 dari Pelabuhan Tanjung Emas.

Sementara itu KM Egon yang sedianya berangkat pada hari yang sama, tetap mematuhi peringatan BMG soal ancaman gelombang yang dapat mengganggu perjalanan kapal laut dengan membatalkan keberangkatannya ke Banjarmasin.

Cuaca Karanganyar

Menyinggung soal cuaca di Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya, selama lima hari kedepan, kata dia, berawan banyak dan terjadi hujan disertai guntur atau kilat dengan intensitas curah hujan lebih dari 50 mm/hari. Kondisi itu diperparah dengan kemunculan angin dari arah barat daya-barat berkecepatan 10 hingga 15 knot.

Secara keseluruhan, kata dia, diperkirakan sepanjang Desember 2007 curah hujan berkisar antara 200 - 500 mm/bulan. Kecuali daerah Pegunungan di wilayah eks karesidenan Banyumas, Kedu bagian Utara dan pegunungan di wilayah Pekalongan bagian Selatan, curah hujan diperkirakan lebih dari 500 mm/bulan. Sifat hujan umumnya normal (N) sampai atas normal (AN).

Sebagai catatan, pada musim hujan sifat hujan AN perlu mendapatkan perhatian, terutama jika curah hujan lebih dari 400 mm /bulan. Secara klimatologis cukup rawan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Sebaliknya pada musim kemarau sifat hujan bawah normal (BN) juga perlu mendapatkan perhatian, terutama jika curah hujan kurang dari 50 mm/bulan yang secara klimatologis cukup rawan terhadap bencana alam (kekeringan).

''Di Kota Semarang curah hujannya sudah cukup tinggi. Tercatat dalam bulan ini sudah lebih dari 360 mm/bulan. Jadi peluang terjadinya banjir dan tanah longsor cukup tinggi,'' kata dia. (D12,H21-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA