logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Desember 2007 NASIONAL
Line

20 Korban Jembatan Ambrol Belum Ditemukan

SURABAYA- Dua puluh korban jembatan ambrol di Desa Semen, Kecamatan Nguntorodadi, Kabupaten Magetan sampai kemarin belum ditemukan. Jembatan itu menghubungkan Desa Semen dan Desa Jati, Kecamatan Kebonsari, Madiun.

Proses penyisiran dan pencarian korban terus berlangsung. Polri dan TNI dibantu warga setempat terus mencari 20 warga yang hilang terbawa arus banjir. Pencarian dimulai sekitar pukul 08.00 dan berakhir pukul 14.00. Sebab, hujan deras mengguyur kawasan yang disisir. Mereka hanya menemukan delapan unit sepeda motor dan lima sepeda ontel.

Dalam penanganan banjir di sejumlah daerah di Jatim, seperti Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Ngawi, Madiun, Trenggalek, Ponorogo, Malang, dan Pacitan, Gubernur Jatim Imam Utomo meminta kepada Dinas Pangairan bisa mencegah sungai sebagai sumber bencana. Sebab, banjir kali ini lebih disebabkan sungai tak mampu menampung debit air hujan.

Sementara itu ombak dan badai besar kemarin menghantam Denpasar serta Badung, Bali. Akibatnya, dua kapal nelayan karam. Dua kafe ikan laut juga hancur di sapu badai di Pantai Kedogangan, Jimbaran, Kuta, Badung, Bali. Koordinator Pengelola Kafe Ikan Laut di Kedogangan Wayan Alit mengatakan, untuk saat ini para pemilik kafe harus bekerja keras menghadapi terjangan angin. Mereka mencegah agar atap kafe tidak hancur serta berusaha menghadang hempasan pasir yang diterbangkan angin agar tidak masuk ke dalam kafe.

Cuaca buruk dalam beberapa hari terakhir juga mengakibatkan Kota Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, banjir. Ketinggian air hingga 2 meter. Meskipun belum memakan korban jiwa, tapi aktivitas masyarakat terhenti. "Sebagian warga mengungsi. Tapi, ada juga yang bertahan dengan membuat tanggul. Untungnya sebagian rumah adalah panggung," kata Andri, seorang warga.

Di Palembang, pemukiman warga Plaju dan Gandus juga terendam air. "Air mulai surut, tapi hujan lagi. Akibatnya air naik lagi," kata Muryati, warga Sentosa, Plaju, yang mengungsi ke rumah anaknya di 5 Ulu Palembang. (G14,dtc-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA