logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Desember 2007 NASIONAL
Line

Out Bound, 4 Mahasiswa Tewas di Kedungombo

BOYOLALI - Empat mahasiswa LPK Magistra Utama Surakarta, tewas tenggelam di perairan Waduk Kedungombo (WKO), wilayah Kecamatan Kemusu, Kamis (27/12) sore. Mayat korban ditemukan Tim SAR WKO bersama masyarakat pukul 18.30.

Para korban adalah Saiful Bahri (19) warga Klaten, Mufid Alfina (19) warga Magelang, Ahmad Anshori (19) warga Karangayung, Grobogan, dan M Kholis Munawar (21) warga Pono-rogo, Jatim.

Dua korban selamat belum diketahui namanya. Sebab usai menyebut nama keempat rekannya yang tewas, mereka berdua langsung shock sehingga belum bisa ditanya lagi. Keduanya dirawat di rumah warga sembari menunggu kedatangan tim pembina LPK Magistra Utama.

Menurut keterangan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Boyolali, Bambang Sinungharjo, para korban adalah pembina yang melaksanakan out bound di kawasan WKO. Sebelum kejadian, keenam mahasiswa itu diketahui melaksanakan kegiatan di sana mencakup upaya keselamatan di hutan.

Berdasarkan keterangan warga, dua di antara mereka mandi di waduk seusai kegiatan. Sebenarnya warga sudah mengingatkan agar tidak mandi di sana karena sangat berbahaya. Selain airnya sangat dalam, bagian dasar waduk juga berlumpur. Bila tidak bisa berenang dikhawatirkan akan tenggelam dan tubuh menancap di dasar waduk yang berlumpur tersebut.

''Sayang imbauan warga tak dihiraukan,'' katanya.

Tak berapa lama, kedua orang itu berteriak minta tolong karena tak bisa berenang. Mengetahui dua temannya tenggelam, empat mahasiswa lainnya langsung terjun ke air. Namun justru berakibat fatal.

Mereka berempat juga langsung tenggelam. Sebelum tenggelam, enam mahasiswa itu berteriak sambil melambaikan tangan meminta tolong dan didengar warga.

''Saat itu banyak warga yang sedang mengecek karamba ikan.''

Warga langsung memberitahu Tim SAR agar segera menolong korban. Dengan perahu karet dan peralatan sederhana, Tim SAR langsung melakukan pencarian. Upaya tim penolong tak sia- sia.

Dua mahasiswa berhasil diselamatkan dalam keadaan pingsan. Sayang empat lainnya sudah meninggal. Mayatnya ditemukan di dasar waduk sejam kemudian.

''Kami belum bisa meminta keterangan lebih banyak dari dua korban yang selamat karena masih shock. Untuk itu, kami menjalin koordinasi dengan Polres Boyolali guna menghubungi LPK Magistra Utama.''

Pihaknya juga mengingatkan warga agar berhati- hati bila menggelar kegiatan di waduk.

''Tolong, menghubungi pihak terkait setempat. Bisa itu Polsek, Kantor Kecamatan atau Pamong Desa setempat. Tujuannya agar kegiatan bisa terpantau dengan baik. Sekaligus untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan. Dan bila memang tak bisa berenang jangan mandi di waduk,'' pintanya. (G10-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA