| Kamis, 27 Desember 2007 | NASIONAL |
Enam Kabupaten di Jatim TerendamSURABAYA- Cuaca buruk dalam beberapa hari terakhir tidak hanya mengakibatkan bencana di sejumlah tempat di Jawa Tengah, beberapa wilayah di Jawa Timur dan luar Jawa juga mengalami kejadian serupa. Akibatnya, banyak rumah terendam banjir atau rusak dihantam ombak, ada pula kapal tenggelam dan penumpangnya hilang. Beberapa penerbangan pesawat pun terpaksa ditunda. Di Kabupaten Gresik, misalnya, air setinggi satu meter lebih menenggelamkan sekitar 600 rumah. Wilayah kabupaten tersebut yang diterjang banjir adalah Desa Banyuurip dan Desa Ngimboh, Kecamatan Ujungpangkah. Banjir di Gresik juga memutuskan jalur transportasi yang menghubungkan Kecamatan Dukun, Gresik dan Kecamatan Paciran, Lamongan. Banjir di Desa Banyuurip dan Ngimboh akibat hujan deras mengguyur kedua desa itu sejak Selasa petang hingga kemarin pagi. Air pasang yang masuk ke daratan (rob) juga memperparah banjir di Ujungpangkah. Banjir juga menerjang Kecamatan Mojoagung dan Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Akibatnya jalur transportasi Surabaya ke Madiun, Kediri, Ngawi, dan Solo, terhambat. Kabupaten Trenggalek, Ponorogo, dan Ngawi juga diterjang banjir. Belum Ditemukan Di Ponorogo, banjir mengharuskan ribuan warga dievakuasi ke kantor pendapa setempat dan lokasi lain yang aman. Adapun banjir di Ngawi terjadi kawasan Mantingan. Jalur perbatasan Jatim-Jateng itu diterjang banjir setinggi satu meter. Sementara itu, dua nelayan asal Kabupaten Sidoarjo yang kapalnya terbalik diterjang gelombang tinggi, hingga kemarin petang, belum ditemukan. Di Malang, hujan lebat sejak Selasa malam mengakibatkan Sungai Amprong, meluap dan merendam ratusan rumah di Kelurahan Madyopuro, Lesanpuro, Kedungkandang, Mergosono, dan Kota Lama. Jadwal penerbangan di pangkalan udara Abdulrahman Saleh pun terganggu. Di Riau, ombak besar setinggi tiga meter mengakibatkan kapal penumpang jenis pompong tenggelam di perairan Selat Malaka. Lima orang selamat, tiga orang tewas, dan enam orang hingga kemarin belum ditemukan. Sementara itu, banjir di Padang Sumatera Barat sejak Senin (25/12) mengakibatkan seorang tewas dan dua orang hanyut. (G14,jo,dtc-46) |