| Rabu, 26 Desember 2007 | NASIONAL |
Umat Beragama Junjung Toleransi
SEMARANG - Tidak ada agama di dunia ini yang mengajarkan untuk memusuhi agama lain. Semuanya saling menghargai dan menghormati kepercayaan orang lain. Dari situlah awal sebuah kerukunan terwujud dalam hidup bermasyarakat. Itulah sebuah keyakinan yang dibawa Gubernur Jateng H Ali Mufiz saat memberikan ucapan selamat Natal kepada Uskup Agung Semarang Romo Ign Suharyo Pr di kompleks Gereja Katedral Kalisari Semarang, Selasa (25/12). Contoh yang dimulai dari atasan itu dengan maksud bisa dilakukan oleh seluruh pejabat di Jateng untuk saling menghormati pemeluk agama yang sedang merayakan hari besarnya. Kedatangan Gubernur selain memberikan ucapan selamat Natal juga berdiskusi dengan pemimpin umat Katholik itu. Orang nomor satu di Jateng itu bersyukur tidak ada gangguan keamanan saat Natal. Bahkan di tingkat masyarakat tidak terjadi gesekan-gesekan antarumat beragama. Uskup Romo Ign Suharyo pun mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Gubernur yang telah membina masyarakat di Jateng untuk tetap menghormati pemeluk agama lain. Kerukunan umat beragama tetap harus tercipta agar kehidupan manusia menjadi nyaman, selaras, dan damai. Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Jateng Irjen Pol Dody Sumantyawan HS juga menyatakan bahwa kerukunan beragama di wilayah Jateng sudah terjalin dengan baik. Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Agus Soeyitno menandaskan, kekhawatiran adanya gangguan di perayaan Natal tahun ini tidak terbukti. Hal tersebut tidak lepas dari sikap toleransi antar-umat beragama. (H37,H40-62) | ||||