logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 23 Desember 2007 NASIONAL
Line

PKNU Siap Diverifikasi

KEBUMEN- Sekjen DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) H Idham Cholied menyatakan jika pemerintah konsisten menjalankan UU partai politik yang baru, tidak ada alasan untuk tidak meloloskan partainya dalam verifikasi nanti.

''Bahkan Direktur Depkumham pernah menilai PKNU menjadi partai baru yang paling siap diverfikasi,'' tandas Idham Cholied pada Istighotsah Kubro dan Pelantikan DPAC di Alun-alun Kebumen yang dihadiri ribuan kader, Minggu (22/12).

Hadir sejumlah ulama deklarator PKNU, seperti KH Hamid Baidlowi Lasem, KH Anik Muhammadun Pati dan Ketua Dewan Syura DPP PKNU KH Abdurrahman Chudlori, serta Wakil Bupati Kebumen KH M Nashiruddin AM. Istighotsah dipimpin KH Chasbullah Badawi dari Kasugihan Cilacap.

Meski diguyur hujan lebat, ribuan kader partai dan santri dari pelosok Kebumen tetap setia mendengarkan tausiyah dari KH Abdurrahman Chudlori (Mbah Dur) dan Mbah Hamid Baidlowi. Sejumlah ulama karismatik Kebumen pun hadir, seperti KH Agus Wahib Mahfudz, KH Daerobi Khasbullah, dan KH Habib Daldiri.

Menurut Idham Cholied, dari konsolidasi yang dilakukan DPP ke berbagai daerah, sambutan terhadap kehadiran PKNU di luar Jawa ternyata mantap. Di Indonesia Timur seperti Maluku, NTT dan NTB, respons kader cukup bagus.

Demikian pula di Sumatera. Khusus di Riau dan Jambi, antusiasme menyambut partainya di luar dugaan. Bahkan di Nunukan yang berbatasan dengan Malaysia pun PKNU diterima dengan baik. Di Provinsi Kaltim yang terdiri atas 14 kabupaten dan kota, telah terbentuk DPC 100%, dan DPAC 40%.

''Setiap saat laporan dari daerah masuk dan menyebutkan DPAC mayoritas sudah terbentuk,'' tandas politikus asal Wonosobo itu. Secara nasional untuk DPW sudah terbentuk 100%, DPC 80% dan DPAC 40%.

Apa daya tarik PKNU sebagai partai baru, Idham Cholied menyebutkan ada dua. Pertama, kehadiran PKNU sebagai partai Islam moderat dan berasas ahlussunnah waljamaah (aswaja) sekaligus bercirikan nasionalis, bisa diterima mayoritas warga NU.

KH Abdurrahman Chudlori menyatakan, kehadiran PKNU sebagai partai Islam berasaskan aswaja merupakan partai yang bisa menjadi naungan bagi warga NU. Menurut Mbah Dur, mengapa warga NU perlu mendirikan partai Islam yang berasas aswaja dan berciri nasional, supaya negara dan pemerintah tidak dikuasai orang-orang zalim. (B3-77)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA