SUARA MERDEKA
 
INDEKS BUDAYA Sabtu, 22 Desember 2007

SAMAR-samar musik penutup dari piano terdengar, diikuti tepuk tangan membahana. Seorang pria masuk ke ruang rias. Tubuhnya kecil, hampir seluruh rambutnya memutih. Tak lama berselang, pria lain menyusul. Pria itu lebih besar dan jauh lebih muda.

DALAM perjalanan mencari Sucitra, Bambang Kumbayana terhalang sungai amat lebar. Putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan itu terang perlu pertolongan untuk menyeberang. Maka, dia pun mengucap sumpah,

PERJALANAN hidup Dewi Yull bagai terangkai dalam pilihan lagu yang dia bawakan. Benarkah? ''Setiap kali orang bertanya, apakah lagu yang saya nyanyikan cermin perjalanan hidup saya. Terserah orang menilai,'' katanya.

SEMARANG - Teater Emper Kampus (Emka) Fakultas sastra Undip bakal mementaskan naskah Suk-suk Peng karya Bambang Widoyo SP (Kenthut), Minggu (23/12) pukul 19.30. Pementasan berlangsung di Kampung Gebyog,

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA