| Sabtu, 22 Desember 2007 | NASIONAL |
Tugas Khusus dari Presiden
BOGOR - Yusril Ihza Mahendra, mantan mensesneg Kabinet Indonesia Bersatu, kemarin bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Nagrak, Gunung Puteri Kabupaten Bogor. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut, Presiden memberikan tugas khusus kepada Yusril di bidang hukum. ''Ada tugas khusus. Beliau meminta saya menganalisis beberapa permasalahan hukum,'' kata Yusril, kemarin. Dia mengaku tugas tersebut tidak serius sekali. Namun mengenai detailnya dia belum bisa mengatakannya. ''Saya nggak bisa bilang sekaranglah, nanti pada kesempatan selanjutnya ini saya sampaikan,'' ujarnya. Ditanya apakah ada permintaan untuk menjadi Duta Besar, Yusril mengatakan ketidakbersediaannya mengemban tugas itu sudah disampaikan sejak lama, karena dirinya merasa tidak berbakat untuk itu. Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu juga membantah anggapan bahwa pertemuan kali ini adalah yang pertama sejak reshuffle. Yusril mengaku sering bertemu dengan Presiden, dan pertemuan sebelumnya terjadi pada sepuluh hari lalu. Pria asal Belitung tersebut juga mengaku sempat membicarakan seputar film perdananya yang berjudul Admiral Zheng He atau Cheng Ho yang akan diluncurkan pada Februari 2008 mendatang. ''Tadi kami ngomong-ngomong juga soal film Cheng Ho. Saat ini film tersebut sudah 80 persen rampung.'' (F4-49) | ||||