logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 22 Desember 2007 NASIONAL
Line

Arsenal Jumpa AC Milan

LONDON - Juara bertahan AC Milan akan menghadapi tantangan berat pada laga 16 besar Liga Champions. Klub Italia itu jumpa Arsenal dalam duel kandang dan tandang. Partai pertama direncanakan 19/20 Februari, dilanjutkan pertandingan kedua pada 4/5 Maret mendatang.

Undian di markas Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) di Nyon, Swiss, kemarin, juga menempatkan wakil Italia Inter Milan bertemu klub top Inggris, Liverpool. AS Roma pun mendapat undian sulit karena harus bertemu Real Madrid.

Barcelona mendapat lawan tak terlalu berat, Glasgow Celtic. Demikian pula dengan Manchester United (MU) yang ditantang Olympique Lyon. Nasib serupa dialami Chelsea yang bertemu Olympiakos, klub Yunani.

Undian ringan diterima Schalke 04 dan Sevilla. Schalke, satu-satunya wakil Jerman yang masih bertahan, jumpa FC Porto, sedangkan Sevilla ditantang Fenerbahce.

Pada laga pertama, Milan akan bertandang ke markas Arsenal, Stadion Emirates London. Bagi kedua klub, ini adalah pertemuan pertama sejak Milan menang 2-0 pada perebutan Piala Super Eropa 1994-1995.

Keith Edelman, direktur pelaksana Arsenal, yakin timnya bisa menyelesaikan partai berat ini dengan hasil memuaskan.

Dia juga optimistis tiket akan terjual habis pada saat pasukan Arsene Wenger menjamu Rossoneri. Direktur Milan Umberto Gandini memuji performa The Gunners belakangan ini, terutama aksi pemain-pemain mudanya seperti Cesc Fabregas dan Robin van Persie.

Meski demikian, Rossoneri pun akhir-akhir ini telah menunjukkan konsistensinya. Terakhir, Paolo Maldini cs sukses memenangi FIFA Club World Cup 2007.

Tim Hebat

Ketua Eksekutif Liverpool Rick Parry secara sporif menyebut Inter sebagai tim hebat. Selain konsisten di kompetisi lokal, pasukan Roberto Mancini dinilainya memiliki pemain berkualitas di semua lini.

''Namun, di Liga Champions kami telah membuktikan diri sebagai tim yang solid,'' ungkap Parry.

Ernesto Paolilo, direktur Inter, meyakini Javier Zanetti dkk akan mampu melewati adangan The Reds. Dia bahkan memprediksikan Nerazzurri menembus final.

Partai sengit diperkirakan tersaji antara Roma dan Real Madrid. Secara teknis, keduanya berimbang. Kunci kemenangan terletak pada hasil pertandingan di kandang.

Sementara itu, Barcelona favorit untuk mengungguli Celtic. Kondisi serupa dialami MU, Chelsea dan Sevilla.

Akan tetapi, Lyon bisa sangat berbahaya jika mampu mencatat hasil bagus di hadapan pendukungnya.

Laga antara Schalke dan Porto paling sulit ditebak hasilnya. Kedua tim sama-sama punya rekor kurang bagus dalam away. (rtr,A7-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA