logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 21 Desember 2007 NASIONAL
Line

Berenang di Pantai, Dua Siswa SMP Hilang

KENDAL- Dua siswa kelas VII SMP Negeri Brangsong, Kendal, Kamis (20/12) hilang saat mandi dan berenang di pantai Dukuh Ngebum Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu. Hingga semalam, kedua korban masih dalam pencarian tim SAR Bahurekso dan Kantor Kesbanglinmas.

Dua pelajar nahas tersebut mandi di objek wisata Pantai Ngebum, setelah siang sebelumnya menonton keramaian pesta sadranan di sekitar lokasi musibah. Korban adalah Mistriyanto (12) dan Muhammad Syaeful (12) warga Dukuh Mangir RT 3 RW 4 Desa Nolokerto, Kaliwungu.

Dugaan dua korban itu hilang dan tenggelam di pantai Laut Jawa wilayah Ngebum, diperkuat dengan ditemukannya pakaian mereka di lokasi tersebut. Ayah korban Mistriyanto, Sudarno (47) saat ditemui di lokasi memastikan celana jins panjang warna biru dan kaus hitam bertuliskan ''West '' dan tulisan spidol ''Mistriyanto'' adalah pakaian anaknya.

Di sekitar penemuan pakaian juga ditemukan sepasang sandal merk Ando. Pakaian milik Syaeful juga ditemukan di tempat sama, yakni celana jins panjang warna hitam dan kaus hitam bertuliskan ''SKATERS'', serta sepasang sandal jepit warna ungu. Warga juga menemukan beberapa pakaian lain yang diduga milik rekan-rekan sepermainan korban di kampung, yang sebelumnya ikut mandi dan berenang di pantai. Untuk keperluan penyelidikan, sejumlah pakaian itu diamankan Polsek Kaliwungu.

''Sejak sore sekitar pukul 16.00 tadi (kemarin-Red), saya sudah mencari Mistriyanto. Kami sempat mencari di rumah neneknya, Tarni (55) di Kelurahan Karangsari, Kendal, dan beberapa kerabat lain. Namun, dia tidak ada di sana,'' papar, Sudarno yang tampak tabah ketika ditemui di lokasi semalam.

Dari keterangan yang dihimpun, peristiwa itu berawal ketika Mistriyanto serta Syaeful, pergi bersama tiga teman sepermainan di kampungnya, yakni, Dedi (12), Edi (13), dan Prasojo (12). Lima sekawan tersebut pergi ke pesta sadranan di pantai Ngebum, Kaliwungu. Kendati saat itu mendung serta ombak di Laut Jawa cukup besar, sekitar pukul 14.00 (Kamis, 20/12) anak-anak usia sepantaran tersebut mandi dan berenang di pantai. Edi bercerita, ketika mandi dan berenang, dia dan empat sahabatnya terbawa arus ombak pantai. Edi, Prasojo, dan Dedi berhasil berenang ke tepi. Mereka tak tahu nasib kedua rekannya tersebut.(G15-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA