logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 21 Desember 2007 NASIONAL
Line

Kantor Wapres AS Terbakar


SM/Reuters ASAP MENGEPUL: Asap tebal mengepul dari jendela kantor seremonial Wakil Presiden Amerika Serikat Dick Cheney di Washington, kemarin.(25)

WASHINGTON - Kantor Wakil Presiden Amerika Serikat Dick Cheney rusak parah terbakar. Peristiwa pada Rabu waktu setempat itu menimbulkan kehebohan karena kantor itu masih satu kompleks dengan Gedung Putih dan berhadapan dengan West Wing, kediaman resmi presiden. Lebih dari 1.000 staf pemerintah dievakuasi saat api melahap ruang kantor.

Ketika kebakaran terjadi, Cheney sedang berada di Gedung Putih bersama Presiden George W Bush dalam acara brifing pagi dengan dinas intelijen. Pejabat Gedung Putih mengatakan, seluruh staf bisa dievakuasi dengan selamat dari Eisenhower Executive Office Building.

Asap hitam tebal membubung dari tingkat dua bangunan berstruktur granit besar itu. Petugas pemadam kebakaran segera mengendalikan api, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

"Kelihatannya kebakaran itu akibat korsleting di kamar, atau kemungkinan di lemari atau pesawat telepon," kata juru bicara Gedung Putih Dana Perino. Juru bicara pemadam Alan Etter mengemukakan tidak ada tanda-tanda serangan teroris.

Kekhawatiran mengenai serangan teroris selalu melingkupi Washington sejak serangan 11 September 2001.

Tim Penyidik

Setelah api padam, Bush dan Cheney muncul dan mengucapkan terima kasih kepada para petugas pemadam kebakaran yang berdiri di samping mobil pemadan di luar West Wing. Kobaran api terjadi di dekat kantor seremonial Cheney, tempat wapres biasa menggunakannya untuk menemui para tamu maupun untuk pertemuan besar.

Nyala api tidak sampai menjilat ke ruang kerja Cheney. Namun, ruang kerja Cheney juga ikut rusak terkena asap dan air pemadam kebakaran. Cheney biasanya berkantor di Gedung Putih.

Asap memenuhi gedung tersebut hingga ke lantai lima. Tim penyidik masih menghitung area kerusakan, namun tampaknya api hanya merusak beberapa ruang kantor.

Gedung itu dibangun antara 1871 dan 1888. Dewan Keamanan Nasional juga berkantor di situ, demikian pula Kantor Pengelolaan dan Anggaran serta beberapa penasihat senior.(rtr-gn-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA