logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 19 Desember 2007 NASIONAL
Line

KH Ilyas Ruchiat Wafat

TASIKMALAYA-Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung, KH Ilyas Ruchiat (73) tutup usia, Selasa (18/12) sekitar pukul 16.15, di Kampung Cipasung, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Almarhum rencananya akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga, Pesantren Cipasung Tasikmalaya, Rabu pagi ini.

Mantan Rais Am PBNU di era kepengurusan KH Abdurrahman Wahid itu meninggalkan tiga orang putra, H Acep Zamzam Noor, Hj Ida Nurhalida, dan Hj Enung Nursaidah serta 12 orang cucu. Sementara istri almarhum, Hj Dedeh Fuadah telah meninggal dunia lima bulan lalu.

Hingga Selasa malam ribuan pelayat terus berdatangan memenuhi tempat kediaman almarhum seraya memanjatkan doa. Menurut seorang pengurus Ponpes Cipasung, Ustad Tarsidin, menjelang tutup usia seluruh putra-putri serta kerabat kiai karismatik itu mendampingi detik-detik kepergiannya.Sebelumnya, almarhum dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, sekitar dua bulan, dan dua minggu terakhir almarhum dirawat di kediamannya oleh seluruh keluarganya.

KH Ilyas Ruchiat dilahirkan di Cipasung 13 Januari 1934. Ayahnya ulama besar di kabupaten itu, KH Ruchiat dan ibunya Hj Aisyah. Selain menuntut ilmu pada ayahnya, Ilyas juga mengikuti pengajian kepada sejumlah tokoh pimpinan pondok pesantren di Jawa Barat di antaranya kepada Kiai Saefulmillah, Abdul Jabar dan ustad Bahrum. (ant-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA