SM/dok |
|
|
WAKIL Presiden Jusuf Kalla mengaku capek dengan pemberitaan
televisi yang menyorot kasus-kasus kerusuhan di berbagai daerah. Dia khawatir,
jika berita-berita seperti itu terus diangkat bisa memicu konflik serupa
di daerah lain. ''Begitu putar TV, semua berita kerusuhan pilkada. Kita
capek ya,'' kata Kalla ketika membuka diskusi bertajuk ''Masalah dan Tantangan
Dunia Penyiaran Indonesia'' yang digelar DPP Partai Golkar di Hotel Four
Seasons, Jakarta, Senin (17/12).
Dia menyontohkan kerusuhan Pilkada di Tuban, bentrokan antarkampung
di Palu dan sebagainya yang oleh televisi diangkat sebagai berita nasional.
''Kalau kontennya memang lokal ya dilokalkan, mana yang kontennya nasional
ya nasional. Jadi tidak semuanya dinasionalkan,'' katanya (Fauzan DJ-48)