logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 18 Desember 2007 NASIONAL
Line

Harga Raskin Rp 1.600/Kg, Dijual Rp 2.000/Kg

SEMARANG -Pemerintah menaikkan harga beras untuk keluarga miskin (raskin) dari Rp 1.000/kg menjadi Rp 1.600/kg. Tapi berdasarkan pantauan Komisi B DPRD Jateng, dalam operasi pasar khusus (OPK) di Kabupaten Brebes raskin dijual dengan harga Rp 2.000/kg.

''Alokasi OPK Desember 2007 mencapai 25.352 ton dengan harga Rp 1.600/kg yang diperuntukkan bagi rumah tangga miskin (RTM), masing-masing 10 kg/RTM,'' kata Anggota Komisi B Fatria Rahmadi, Senin (17/12).

Di samping temuan harga raskin yang melebihi ketentuan, politikus dari PDI-P ini juga menemukan adanya sejumlah kabupaten/kota yang tidak mendapat alokasi raskin periode Desember, dengan alasan pemadatan penyaluran. Kedua daarah itu yakni Kabupaten Magelang dan Kota Pekalongan.

Harga Naik

Fatria menilai, pelaksanaan OPK Desember 2007 tidak terkoordinasi dengan baik sehingga muncul kesan tidak melalui perencanaan optimal. Padahal, dengan alokasi 25.352 ton, semestinya tidak kurang dari 2,5 juta rumah tangga miskin di Jateng mendapatkan beras bersubsidi tersebut.

Menanggapi adanya kenaikan harga beras di pasaran yang rata-rata antara Rp 100-Rp 200/kg, berkaitan memasuki Idul Adha, Natal, dan Tahun Baru, Kepala Badan Bimbingan Massal Ketahanan Pangan (BBMKP) Jateng Gayatri Indah Cahyani menegaskan, kenaikan harga yang terjadi saat ini masih dalam batas toleransi. ''Masih berkisar Rp 100 hingga Rp 150 per kg. Kenaikan diwaspadai jika mencapai Rp 500 per kg,'' ujarnya.

Secara keseluruhan, ia menyebutkan persediaan beras di Jateng sampai akhir tahun masih aman. Stok yang ada di petani masih surplus 1,6 juta ton, sedangkan persediaan di gudang Bulog 228.441 ton. Jumlah itu diperkirakan masih bisa memenuhi kebutuhan beras hingga Mei 2008. (H7,H37-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA