SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Senin, 17 Desember 2007

JAKARTA-Menjelang akhir tahun, realisasi belanja modal baru terserap sekitar 60 persen dari total anggaran sebesar Rp 68,08 triliun dalam APBNP 2007. Sisa anggaran yang belum terserap berkisar Rp 20 triliun. Demikian disampaikan Dirjen Perbendaharaan Departemen Keuangan Herry Purnomo kepada wartawan akhir pekan lalu di Kantor Ditjen Perbendaharaan, Jakarta Pusat.

SEMARANG-Produsen jamu Leo membidik pemasarannya ke empat negara Asia dan Afrika. Negara tersebut antara lain Malaysia, Vietnam, Arab Saudi dan Yaman. Pangsa pasar di empat negara tersebut selama ini dinilai cukup potensial.

KARANGANYAR-Bank Syariah Mandiri (BSM) menyiapkan dana sebesar Rp 300 miliar tahun 2008 untuk kredit mikro. Dana itu diharapkan bisa dimanfaatkan kalangan bawah untuk menggerakkan roda ekonomi rakyat kecil.

SEMARANG- Tahun 2008 akan menjadi awal bagi lahirnya regenerasi baru televisi. Setelah puluhan tahun generasi TV tabung menguasai pasaran, kini giliran teknologi terbaru TV LCD dan plasma akan mengambil alih posisi pasar.

SOLO-Anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Surakarta, yang membutuhkan permodalan ditawari kredit oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Program kredit yang ditawarkan itu berupa KUMKP (Kredit bagi Usaha Mikro dan Koperasi dengan pola Penjaminan). Besarnya kredit sampai Rp 500 juta dengan bunga 16% per tahun.

SEMARANG-Hingga batas pencairan subsidi minyak goreng murah (migor) Sabtu (15/12) lalu, telah terealisasi sebanyak 700.000 liter dari alokasi 1,6 juta liter di Jateng atau baru 45 persen. Namun dari 35 kabupaten/kota, baru 17 kabupaten/kota saja yang telah melaksanakan penyaluran subsidi migor murah.

JAKARTA-Departemen Keuangan tengah menggodok Rancangan Undang-undang (RUU) Akuntan Publik yang ditargetkan dapat disahkan tahun depan. Selama ini, keberadaan akuntan publik hanya diatur dalam peraturan menteri keuangan.

SEMARANG-Untuk menyambut Natal dan tahun baru 2008, Modern Elektronik kembali menggelar pameran elektronik mulai 18 Desember 2007 - 1 Januari 2008 di Atrium Java Supermal.

DI salah satu kampung, terdapat galeri lukisan yang mendapat perhatian pengunjung. Rupanya ketertarikan mereka, hanya untuk mengabadikan diri dalam bentuk lukisan. Galeri yang dimiliki S Hartono menawarkan lukisan melalui goresan pensil. Pengunjung digambar dengan goresan hitam putih. Cukup dengan membayar Rp 30.000, pengunjung akan dapatkan gambar diri yang apik. (H37-18)

JAKARTA- PT DuPont International, perusahaan pestisida terkemuka asal Wilmington Amerika Serikat, menunjuk Indonesia sebagai basis produksi pestisida untuk pasar Asia Tenggara. Berbagai pestisida pertanian ini akan diproduksi di dua pabrik DuPont di Sidoarjo dan Pasuruan Jatim. Alasannya, Indonesia memiliki potensi pasar besar dengan total lahan pertanian seluas 11 juta hektare.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA