| Senin, 17 Desember 2007 | NASIONAL |
PPP Dukung Wanita TNI/Polri BerjilbabJAKARTA- Wacana wanita TNI dan Polri memakai jilbab dipandang perlu mendapat respons positif. Sebab, saat ini TNI dan Polri harus bersikap lebih siap dalam mengapresiasi semangat beragama. ''Sudah waktunya pemerintah membolehkan tentara/polisi perempuan berjilbab bagi yang ingin menggunakannya. Hal itu adalah bentuk aktualisasi demokrasi Indonesia yang unik,'' kata Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan Irgan Chairul Mahfiz, Minggu (16/12). Menurutnya, semangat beragama semakin tumbuh dan berkembang di tanah air. Demikian pula di kalangan TNI/Polri, pemakaian jilbab bukan hal yang aneh. ''Bahkan istri pimpinan TNI/Polri banyak yang memakai jilbab.'' Dengan memakai jilbab justru terlihat lebih rapi, cantik, dan modis. Tidak seperti dulu, saat pemakaian jilbab terkesan dianggap fanatis dan radikal. ''Apalagi, pada masa lalu TNI dan Polri belum terbuka pada nuansa agama, sehingga jilbab dianggap kurang pantas,'' katanya. Jika ada muslimah berjilbab ingin menjadi tentara/polisi, sebaiknya diperbolehkan. ''Begitu pula bila ada tentara/polisi yang ingin memakai jilbab, seharusnya diterima sebagai bentuk ekspresi negara terhadap nuansa beragama.''(H28-49) |