| Senin, 17 Desember 2007 | NASIONAL |
JELANG PILGUB 2008NU Tak Dukung Cagub
SEMARANG- NU memastikan diri tidak mendukung salah satu calon gubernur/wakil gubernur dalam Pilgub 2008 nanti. Menurut Rais Am PBNU KH Sahal Mahfudh, NU secara kelembagaan tetap bersikap netral meski Ketua PW NU Jateng Mohammad Adnan maju sebagai calon wakil gubernur yang diusung Partai Golkar. Bahkan soal adanya dukungan NU kepada Ali Mufiz, dia menampiknya. ''NU akan menjadi pemilih yang baik. Tidak dukung mendukung calon,'' tandasnya sebelum mengikuti lokakarya tentang Penyusunan Panduan Pendidikan Sikap Keberagamaan oleh Universitas Wahid Hasyim di Hotel Pandanaran, Minggu (16/12). Ketua MUI itu menyatakan sebagai ormas NU tidak memiliki kewenangan untuk mengusung calon dan dalam pertemuan di Ponpes Raudhah Al Thahiriyah Desa Kajen, Margoyoso, Pati, tidak menyebutkan nama siapa pun. Desak Rakerdasus Di Solo bakal calon gubernur dari PDI-P, H Sumaryoto mendesak DPD Jateng segera menggelar rakerdasus atau rapat kerja daerah khusus. ''Dengan rakerdasus itu paling tidak bisa cepat diketahui siapa saja bakal calon yang akan diserahkan ke DPP dari 13 orang yang telah mengambil formulir pendaftaran di DPD,'' kata dia di Solo, Minggu (16/12). Sesuai aturan partai terbaru tidak ada voting dalam rakerdasus, namun hanya melakukan seleksi administrasi terhadap para calon. Pihaknya berharap, jangan sampai ada tarik manarik kepentingan secara vulgar yang mengakibatkan perpecahan partai dalam rakerdasus. Sebab kalau perpecahan itu sampai terjadi, maka butuh waktu cukup lama untuk menyebuhkannya, seperti yang terjadi selama ini. Sementara HM Tamzil hari ini akan mengembalikan formulir pendaftaran calon gubernur Jateng ke DPW PKB. Bupati Kudus yang dicalonkan PPP itu telah memenuhi semua syarat yang diminta PKB. ''Syarat-syarat itu adalah mengisi formulir pendaftaran, menyerahkan data diri dan siap mengikuti tahapan berikutnya sesuai dengan PP Pilkada,'' ujar Tamzil. Dia menambahkan pendaftaran ke DPW PKB Jateng itu sudah sesuai dengan keinginan DPW PPP untuk mencari koalisi dan pasangan menghadapi Pilgub Jateng 2008. Selain dengan PKB dia mendaftar lewat PAN dan PDI-P. ''Sebelum mengikuti pendaftaran ke PAN, PDI-P dan PKB saya telah mengirim surat resmi ke DPP PPP,'' tuturnya.(H37, H7,G8,A14-77) |