SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Jumat, 14 Desember 2007

SEMARANG-Kendati berbagai gejolak menyertai seiring melambungnya harga minyak dunia, Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2008 terus menggeliat. Pemerintah diharapkan mampu meredakan tekanan terhadap kesinambungan fiskal.

SEMARANG-Hasil produksi Asuransi Umum Bumiputeramuda 1967 (Bumida) sampai November 2007 telah melewati angka psikologis Rp 200 miliar. Direktur Utama PT Bumida, Ahmad Fauzie Darwis menyatakan optimistis dapat mencapai target akhir tahun sebesar Rp 230 miliar.

JAKARTA-Jika harga minyak dunia tetap di kisaran 90 dolar AS per barel, maka kenaikan harga BBM hanya menunggu waktu. Kenaikan itu bukan hanya membebani masyarakat perkotaan, yang lebih menderita para nelayan di pesisir. Saat ini pemerintah sedang menggodok kebijakan BBM untuk nelayan.

SEMARANG-Terhitung sampai 11 Desember 2007, dana pihak ketiga yang disimpan di BCA Gang Tengah, Semarang mencapai Rp 746 miliar. Ini berarti terjadi peningkatan sebesar 13,84 persen dibandingkan periode yang sama 2006 sebesar Rp 655 miliar.

SOLO-Sistem perbankan di Indonesia termasuk oligopolistik. Dengan ketentuan pemerintah hanya menjamin dana simpanan sebesar Rp 100 juta, masyarakat akan berpikir, apakah bank-bank kecil mampu membayar jika terkena likuidasi.

SEMARANG-Seminar Product Knowledge dan Demo LG akan digelar Global Elektronik bekerja sama dengan Bank Mandiri di Gumaya Tower Hotel (Polaris I, II, dan III), Jl Gajahmada no 59-61, Semarang, 18-23 Desember.

SEMARANG-Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) bakal terus menggenjot pelaku usaha baru, terutama dari kalangan generasi muda melalui jalur wirausaha. Melalui Roadshow Hipmi Empowering yang digelar di 6 kota, yakni Semarang, Kudus, Pekalongan, Solo, Magelang, dan Purwokerto mulai Kamis (13/12) kemarin, diharapkan terbentuk generasi muda pencipta lapangan kerja dan bukan sebaliknya justru mencari lapangan pekerjaan.

JAKARTA-Bank Indonesia akan mengajukan syarat bagi investor yang akan membeli bank dengan modal minimum Rp 80 miliar. Investor juga tidak diperbolehkan menjual bank kurang dari lima tahun. Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bidang Pengawasan Perbankan BI Muliaman Hadad kepada wartawan di Jakarta kemarin. "Harus ada fit and proper test dulu bagi investor itu. Mereka boleh menjual bank itu dengan kurun waktu minimum lima tahun," katanya.

BERBAGAI program menarik ditawarkan di Pameran ''Indo Top Sellular'' yang digelar di Antrium Java Mal, 12-16 Desember. Di antaranya di Stand Telkom Flexy. Pengujung dapat memperoleh handphone seharga Rp 50.000 yang akan diundi setiap dua jam.

SELAIN lokasi strategis, Tamansari Majapahit di Semarang Timur didesain dengan arsitektur lokal Indonesia yang up to date. Dengan harga mulai Rp 200 jutaan, angsuran pun cukup terjangkau bisa dicicil mulai Rp 70 ribuan per hari. (J14-33)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA