| Jumat, 14 Desember 2007 | NASIONAL |
Negara Maju Setuju Bayar KompensasiNUSA DUA- Negara-negara maju sepakat memberikan dana kompensasi dalam program Reducing Emissions from Deforestation and Degradation (REDD). Untuk merealisasikan program ini akan dibuat road map yang melibatkan berbagai lembaga riset, bukan hanya pemerintah dan nonpemerintah (NGO) pada tahun 2008. ''Sudah disepakati untuk membuat rencana jalan besar (road map) yang melibatkan lembaga riset, tidak hanya pemerintah dan nonpemerintah (NGO). Kita tidak perlu menunggu sampai komitmen Protokol Kyoto berakhir 2012, tapi komitmen kehutanan bisa dimulai dari sekarang," kata Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali, Kamis (13/12). Pertemuan kali ini merupakan kelanjutan pertemuan negara F-11 dan negara-negara maju yang digagas oleh Indonesia dan diikuti 32 negara. ''Semua negara sudah satu visi bahwa harus ada solusi untuk mengatasi degradasi hutan untuk berkontribusi mengurangi emisi karbon. Contohnya adalah komitmen dari Norwegia yang akan memberikan insentif 500 juta dolar AS per tahun untuk kerja sama di bidang kehutanan.'' Indonesia berpotensi untuk menyerap kompensasi dan mengelola hutan secara nasional lewat Sustainable Forest Management (SFM). Menteri Kehutanan MS Kaban menyebutkan semua negara telah sepakat terhadap upaya pencegahan deforestasi untuk semua jenis hutan, tidak hanya hutan konservasi melainkan hutan lindung dan produksi. ''Ketika memulihkan hutan, semua dapat kompensasi, karena semua punya korelasi dalam pengurangan emisi untuk mencegah perubahan iklim,'' ujarnya. (J22-77) |