logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 14 Desember 2007 NASIONAL
Line

Terkaya di Indonesia


SM/dok Aburizal Bakrie

JAKARTA- Seiring dengan berakhirnya rezim Soeharto, era keemasan para taipan yang dekat dengan keluarga Cendana seperti keluarga Salim, Eka Cipta Widjaya, dan Prayogo Pangestu pun makin meredup. Dulu, para konglomerat itu selalu menduduki urutan lima besar orang terkaya Indonesia, kini posisi itu mulai bergeser.

Majalah ekonomi terkemuka, Forbes Asia, tahun 2007 ini merilis jajaran 40 orang terkaya Indonesia, yang secara mengejutkan menempatkan Menko Kesra Aburizal Bakrie (Ical) di tempat teratas.

Ical, yang tahun lalu hanya menduduki peringkat enam dengan kekayaan 1,2 juta dolar, tahun ini menyodok ke urutan pertama dengan membukukan 5,4 juta dolar. "Mesin uang" kelompok usaha Bakrie Group itu, menurut Forbes, adalah perusahaan pertambangan Bumi Resources.

Menurut masalah itu, keluarga Bakrie memiliki sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang infrastuktur, properti, dan telekomunikasi. Tetapi penyumbang terbesar pada 2007 adalah kenaikan saham di pertambagan batu bara yang mencapai 600 persen.

Tercatatnya Ical sebagai orang terkaya Indonesia ini cukup ironis, mengingat perusahaan milik keluarga itu, PT Lapindo, dianggap sebagai pihak paling bertanggung jawab atas terjadinya semburan lumpur yang mengubur wilayah Sidoarjo, Jawa Timur.

Pengusaha terkaya Indonesia tahun lalu, Sukanto Tanoto, yang tercatat sebagai pemilik perusahaan pulp dan kertas terbesar Asia dan memiliki sejumlah industri CPO, peringkatnya turun di urutan kedua dengan kekayaan bersih 4.7 juta dolar, naik dari 2,8 juta dolar tahun sebelumnya.

Adapun putra kedua Soeharto, Bambang Trihatmodjo, untuk pertama kalinya masuk ke dalam daftar ini di urutan ke-33 dengan kekayaan 200 juta dolar lewat usaha konglomeratnya Mediacom. (A20-49)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA