| Kamis, 13 Desember 2007 | NASIONAL |
SOSOKGeli Kondom Bekas
MENKEU Sri Mulyani bergidik ketika mendengar pemberitaan ada impor kondom bekas yang ditahan oleh pihak Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. "Hahaha, ih bekas lagi," ujarnya sambil tertawa ketika ditanyai wartawan di sela-sela rapat pimpinan Depkeu di Hotel InterContinental, Jimbaran, Bali, Rabu (12/12). Untuk menangani limbah dari negara lain, pemerintah akan mengkaji kebijakan yang pas untuk itu. "Saya rasa kebijakan limbah ini harus dilihat secara komprehensif," ujar ibu tiga putra putri dari perkawinan dengan Tonny Sumartono. Mantan Executive Director IMF itu mengatakan, Indonesia tentunya tidak menginginkan menjadi tempat pembuangan limbah dari negara lain. Negara lain khususnya industri maju memiliki aktivitas yang menghasilkan limbah. Negara tersebut akan mencari teknologi untuk menghancurkan sampah itu. Jika teknologi yang murah tidak tersedia, mereka akan membuang limbah ke negara lain. Menurut perempuan kelahiran 26 Agustus 1962 tersebut, jika negara tersebut berpikir untuk membuang limbah ke Indonesia, pemerintah akan menerapkan biaya yang tinggi apakah itu dalam hal proteksi atau bea masuk. Sementara pihak importir mengatakan kondom yang diimpor bukan kondom bekas, melainkan kondom cacat produk atau reject.(dtc-60) | ||||